Monday, 9 Syawwal 1441 / 01 June 2020

Monday, 9 Syawwal 1441 / 01 June 2020

TNI Siapkan Pesawat untuk Evakuasi WNI di Wuhan

Kamis 30 Jan 2020 11:36 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Nur Aini

 Petugas medis mengenakan pakaian proteksi lengkap di kota Wuhan, China, yang terkena wabah virus Corona.

Petugas medis mengenakan pakaian proteksi lengkap di kota Wuhan, China, yang terkena wabah virus Corona.

Foto: chinatopix via AP
TNI masih menunggu koordinasi dengan Kemenlu untuk evakuasi WNI di Wuhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan, TNI telah menyiapkan sejumlah sarana pendukung untuk evakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan, China. Beberapa sarana yang disiapkan di antaranya pesawat terbang, tenaga medis, hingga baju tahan virus. 

Baca Juga

Hadi menyatakan telah memberi instruksi pada Kepala Pusat Kesehatan TNI bersama Dinas Kesehatan TNI untuk menyiapkan segala peralatan yang mungkin dibutuhkan dalam proses evakuasi dari daerah asal virus corona itu. 

"Termasuk baju astronot yang putih-putih itu, termasuk juga ruang isolasi itu saya juga minta, termasuk juga alat untuk memonitor panas tubuh manusia. Itu sudah saya siapkan semua," ujar Hadi di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta (30/1).

Dukungan untuk evakuasi itu, kata Hadi, termasuk di antaranya adalah pesawat milik TNI yang bisa digunakan untuk mengangkut WNI dari Wuhan. TNI menunggu koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri kapan evakuasi diberangkatkan.

"Tinggal kita koordinasi dengan Menlu kapan kita diberangkatkan. Seandainya pun mencarter pesawat sipil itu juha, itu adalah sudah menjadi pertimbangan dari ibu Menlu (Retno Marsudi)," ujar Hadi menegaskan. 

Jumlah WNI di Wuhan saat ini sebanyak 93 orang. Hingga Kamis (30/1) terdapat 5.974 warga China yang terkonfirmasi tertular virus corona. Jumlah korban meninggal akibat virus itu pun telah meningkat menjadi 132 orang. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA