Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

RSPAD akan Umumkan Kondisi Habibie Selasa Pukul 18.00 WIB

Selasa 10 Sep 2019 17:21 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Presiden Ketiga RI BJ Habibie

Presiden Ketiga RI BJ Habibie

Foto: Republika/Tahta Aidilla
Habibie dirawat di RSPAD Gatot Subroto karena kesehatannya menurun sejak 2 September.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Dokter Kepresidenan Hananto Seno mengatakan, tim medis Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto akan segera memberikan keterangan resmi seputar kondisi kesehatan Presiden Ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie. Pakar teknologi penerbangan yang dijuluki Mr Crack itu telah dirawat sejak 2 September.

"Nanti jam 18.00 WIB akan berlangsung konferensi pers bersama tim medis dan perwakilan pihak keluarga," kata Hananto, di selasar Paviliun Kartika RSPAD Jakarta.

Menurut dia, konferensi pers yang akan digelar di lobi utama RSPAD itu digelar untuk meluruskan informasi seputar perawatan Habibie di rumah sakit ini. Terlebih, informasi palsu sempat beredar mengenai kabar Habibie tutup usia.

Hananto mengatakan agenda tersebut digelar berdasarkan izin dari pihak keluarga. "Konferensi pers nanti akan menjelaskam kondisi terkini Bapak Habibie," ujarnya.

Sebelumnya, putra bungsu Habibie, Thareq Kemal Habibie, telah mengonfirmasikan bahwa Selasa sore akan ada pengumuman resmi kepada wartawan tentang kondisi ayahnya. Ia menolak berkomentar lebih lanjut.

"Saya tidak mau komen apa-apa. Nanti pada konferensi pers ya. Hanya saya dan kakak saya mungkin. Ya betul tadi habis shalat. Cuma nitip doa aja jangan khawatir, beliau sudah sepuh apa pun yang terjadi adalah yang terbaik buat bapak saya. Terima kasih," katanya kepada wartawan di Paviliun Kartika, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jalan Abdul Rachman Saleh, Senen, Jakarta Pusat pada Selasa (10/9).

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menjenguk ke RSPAD berharap Habibie bisa kembali sehat. Ia mengatakan, Habibie saat ini tidak bisa berkomunikasi.

"Jadi, beliau posisinya seperti tidur dalam perawatan. Praktis kalau komunikasi tidak ada. Tapi beliau sadar, mendengar, tapi tidak berkomunikasi. Karena ada alat-alat juga yang dipasang di situ," kata Anies.

Menurut Anies. di dalam ruangan perawatan terdapat anak dan cucu yang siap menjaga Habibie. Seluruh anggota keluarga inti telah berkumpul menemani Habibie.

Baca Juga

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA