Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Susi: 2030, Jumlah Sampah Lebih Banyak daripada Ikan

Jumat 19 Jul 2019 18:54 WIB

Red: Nidia Zuraya

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

Foto: Republika TV/Surya Dinata
Prestasi Indonesia sebagai negara nomor dua penyumbang sampah plastik setelah China.

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG -- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memprediksi laut Indonesia pada 2030 mendatang lebih banyak plastik daripada ikan. Susi cukup prihatin dengan prestasi Indonesia sebagai negara nomor dua penyumbang sampah plastik setelah Cina.

"Oleh karena itu hilangkan pengunaan plastik sekali pakai, seperti kantong kresek maupun botol minuman air mineral. Tentu kita tak ingin menangkap plastik di laut," kata Susi saat berkunjung Kabupaten Anambas, Kepri, 16-18 Juli 2019.

Baca Juga

Prestasi ini, kata dia, harus dihilangkan karena berdampak buruk bagi lingkungan. "Mulai hari ini, mohon, jangan jadi bangsa pembuang sampah (plastik) lagi."

Menurut dia, sebagai bangsa yang berbudaya, agamis, berpendidikan, perilaku ini harus dihilangkan. "Indahnya laut, hijaunya hutan dan udara yang segar ini adalah nikmat Tuhan yang tidak boleh kita rusak," ucapnya.

Menteri berharap ada program pemerintah daerah dalam mengelola sampah ini yang lebih tajam. Karena sampah juga akan mengganggu dunia pariwisata.

"Pemda punya PR berat menjaga dan mengelola laut Kepri bebas dari sampah, terutama di pulau indah seperti Anambas. Kalau tidak, kita akan dikalahkan pulau-pulau negeri tetangga yang sebenarnya jauh lebih indah daerah kita," kata Susi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA