Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Mayoritas Penduduk Indonesia Alami Karies Gigi

Rabu 17 May 2017 11:35 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Winda Destiana Putri

Beberapa siswa sekolah SDN 3 Cikini menjalani pemeriksaan gigi saat Bulan Kesehatan Gigi Nasional di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Jakarta, Selasa (22/9).

Beberapa siswa sekolah SDN 3 Cikini menjalani pemeriksaan gigi saat Bulan Kesehatan Gigi Nasional di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Jakarta, Selasa (22/9).

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyakit gigi dan mulut menjadi salah satu permasalahan kesehatan paling sering diderita masyarakat Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi nasional masalah gigi dan mulut mencapai 25,9 persen.

"Sebesar 72,3 persen penduduk Indonesia mengalami karies gigi, sehingga menyebabkan penyakit gigi dan mulut menduduki urutan pertama dengan prevalensi 61 persen penduduk Indonesia," kata Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Jakarta Pusat, drg Ahmad Syaukani melalui pernyataan tertulis, Rabu (17/5).

Setiap orang ingin mempertahankan kesehatan dan keindahan gigi sebab gigi berfungsi oral dan estetika. Sayangnya peningkatan layanan kesehatan gigi belum merata serta kebutuhan akan kemudahan akses untuk mengembangkan profesionalisme dokter gigi dan tenaga kesehatan gigi lainnya perlu dilakukan di Indonesia.

Ahmad mengatakan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan jaringan gigi dan mulut saat ini berpengaruh besar pada dunia kedokteran gigi. Perbaikan estetika yang baik dalam rangkaian perawatan gigi menjadi hal yang tak dapat dipisahkan dari kesuksesan perawatan gigi lainnya, bukan keluhan sakit gigi saja.

Estetika gigi yang baik terkait dengan faktor kesuksesan perawatan lainnya, seperti fungsi bicara, pengunyahan, dan kenyamanan. Para praktisi kedokteran gigi dituntut lebih menguasai teknik yang secara spesifik dalam menilai masalah estetika pada pasien, menganalisis, menentukan rencana perawatan, sampai pada teknik-teknik khusus dalam melakukan perawatan gigi agar keberhasilan estetika dapat tercapai.

PDGI bekerja sama dengan  Indonesia Prosthodontic Society (IPROSI), Ikatan Konservasi Gigi Indonesia (IKORGI, dan PT 3M Indonesia akan Simposium 3M Dental Expo, simposium dokter gigi terbesar di Asia Tenggara. Acara ini akan digelar 20-21 Mei 2017 di Hotel Shangri-La, Jakarta. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi dan meningkatkan kualitas pelayanan dokter gigi kepada masyarakat Indonesia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA