Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

Jenazah QZ 8501 Sudah Alami Skeletonisasi

Jumat 09 Jan 2015 10:14 WIB

Rep: C85/ Red: Indira Rezkisari

 Dalam foto yang dirilis oleh Basarnas, Rabu (7/1), tampak ekor pesawat Air Asia QZ 8501 dengan registrasi PK-AXC ditemukan di dasar laut.  (AP/Basarnas)

Dalam foto yang dirilis oleh Basarnas, Rabu (7/1), tampak ekor pesawat Air Asia QZ 8501 dengan registrasi PK-AXC ditemukan di dasar laut. (AP/Basarnas)

Foto: AP/Basarnas

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALAN BUN - Tiga jenazah korban Air Asia QZ 8501 hari ini kembali dievakuasi ke Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Ketiganya, berdasar keterangan dari tim DVI RSUD Sultan Imanuddin berjenis kelamin laki-laki dewasa. Namun, memasuki hari ke-13 evakuasi korban, kondisi jenazah sudah mengalami skeletonisasi.  

"Jadi tiga jenazah yang baru pagi ini semuanya laki-laki dewasa. Kondisinya sudah tidak baik," ujar Kordinator DVI Polri Kombes Hariyanto, Jumat (9/1). Sesuai dengan penjelasan Hariyanto sebelumnya, proses evakuasi memang berkejaran dengan waktu. Memasuki hari ke-10 kondisi jasad akan mengalami proses skeletonisasi.

Dia melanjutkan, hanya celana panjang saja pakaian yang melekat di ketiga tubuh jenazah. Namun belum diketahui kapan ketiganya akan diterbangkan ke Surabaya.

"Sudah tidak ada pakaian atasan, kondisi sudah skeletonisasi," imbuh Hariyanto. Skeletonisasi adalah kondisi ketika jenazah sudah memasuki fase penulangan, atau jaringan lunaknya sudah terlepas. Sedangkan bagian kepala dan anggota geraknya mudah terlepas.

Saat ini total jenazah yang sudah diantar ke Pangkalan Bun sebanyak 44. Dari jumlah tersebut, 41 jenazah sudah diterbangkan ke Surabaya.

Kabarnya masih ada lagi jenazah yang sudah dievakuasi kapal KN SAR Pacitan. Namun belum ada pernyataan resmi kapan jenazah itu diantar ke Pangkalan Bun.



 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA