Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Turis Australia: Saya Tidak Risau

Kamis 21 Nov 2013 21:13 WIB

Rep: Ahmad Baraas/ Red: Heri Ruslan

Bendera Australia dan Indonesia. Ilustrasi.

Bendera Australia dan Indonesia. Ilustrasi.

Foto: brecorder.com

REPUBLIKA.CO.ID,  KUTA - Meski hubungan Indonesia-Australia kian memburuk, wisatawan Australia yang berkunjung ke Bali, tidak terpengaruh dengan keadaan itu.

Menurut mahasiswi asal Darwin yang sedang berkunjung ke Bali, Celleste, dia baru akan pulang dua hari lagi, sesuai dengan adwal kunjungannya ke Bali.

"Tidak ada masalah, kami tidak terganggu juga dengan situasi politik itu," katanya.

Kepada Republika di pantai Kuta, Kamis (21/11) sore, Celleste mengatakan, kalau dia sudah berada di Bali sejak empat hari lalu. Jadi katanya, dia tidak mengikuti perkembangan informasi itu. Lagi pula jelasnya, kalau memang situasinya kurang baik, pastilah keluarganya di Australia mengirimkan berita atau menelpon dirinya.

"Jadi sampai sejauh ini masih biasa-biasa saja. Saya akan habiskan waktu kunjungan saya sesuai jadwal," katanya.




BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA