Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

Terkait Promosi Miras Holywing, Semua Kelompok Islam Bersatu Menolaknya

Sabtu 25 Jun 2022 13:57 WIB

Rep: rilis polri/ Red: Muhammad Subarkah

Promosi iklan Hollywings yang memicu kemarahan masyarakat.

Promosi iklan Hollywings yang memicu kemarahan masyarakat.

Foto: Tangkapan layar
Promo minuman keras dengan memakai 'Muhammad' ditolak keras,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tindakan pusat hiburan Holywings yang sempat menyatakan akan memberi promo minuman beralkohol kepada pengunjung yang bernama Muhammad dan Maria, mendapat reaksi keras umat Islam. Ketua umum partai yang menjadi salah satu ekrpesi politik kaum Nahdliyin, yakni PKB, Muhaimin Iskandar, menyatakan menolak keras promosi itu.

" Kami bersyukur umat Islam di seluruh Indonesia bisa bersatu dan kompak dalam menyuarakan suara penolakan terhadap promo yang dilakukan oleh Hollywing itu. Alhamdulillah. semua kelompok Islam menolak keras ini. Hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia menolak teori kebebasan yang kebablasan yang dianut barat,” ujar Muhaimin, di sela acara pemberian dukungan Muslimat NU atas pencalonnya sebagai capres, di Jakarta, (25/6/2022), 

Muhaimin meyakini, jika umat islam bersatu akan mampu menghadapi krisis dan keterpurukan yang dialami bangsa Indonesia. “Sebagai umat islam yang memiliki banyak ajaran dan tauladan, ajaran-ajaran nabi sebelumnya ini bisa menjadi pondasi yang kuat buat kita. Persatuan umat Islam pasti mampu hadapi setiap krisis dan keterpurukkan,” ungkapnya. 

Sebagaia informasi, Holywings dilaporkan atas dugaan penistaan agama buntut promosi yang mencatut nama Muhammad dan Maria. Holywings Bar, satu diantara usaha milik Holywings, memberikan promo minuman alkohol gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria.

Promo tersebut lantas menuai kritik, hingga pihak manajemen Holywings pun menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf.

Terkait kasus ini, semalam kalangan generas muda NU, GP Anshor DKI menggelar aksi di depan tempat hiburan Hollywing yang ada di beberapa tempat di Jakarta. Sikap ini dilakukan mereka setelah menggelar doa bersaman (Igthigosah). Unjuk rasa berjalan damai dengan dijaga petugas keamanan secara ketat.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA