Tuesday, 16 Rabiul Akhir 1442 / 01 December 2020

Tuesday, 16 Rabiul Akhir 1442 / 01 December 2020

36 Persen Responden Sebut Indonesia Jadi Kurang Demokratis

Ahad 25 Oct 2020 14:46 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Ratna Puspita

Demokrasi Indonesia (ilustrasi)

Demokrasi Indonesia (ilustrasi)

Foto: republika
37 persen sebut Indonesia tetap sama dan 17,7 persen mengatakan lebih demokratis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait demokrasi, politik, dan pilkada di era pandemi. Berdasarkan survei yang dilakukan pada September 2020, sebanyak 36 persen respoden menilai Indonesia menjadi kurang demokratis.

"Proporsi yang mengatakan ini (Indonesia jadi kurang demokratis) itu lebih besar ketimbang yang mengatakan Indonesia menjadi lebih demokratis (17,7 persen)," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, Ahad (25/10).

Sedangkan 37 persen responden mengatakan Indonesia tetap sama keadaannya. Sementara 9,3 persen lainnya tidak tahu atau tidak menjawab. 

Baca Juga

"Kalau misalnya persepsi sekarang dirasakan kurang demokratis dan jumlahnya lebih besar ketimbang yang mengatakan lebh demokratis, sesuatu yang para elite politik perlu untuk diantisipasi," ujarnya.

Burhanuddin juga menyoroti hasil survei tersebut berdasarkan demografi. Hasilnya, mayoritas yang mengatakan kurang demokratis adalah perempuan, yaitu sebanyak 43,6 persen.

Sedangkan sebanyak 28,4 persen respoden laki-laki mengatakan Indonesia menjadi kurang demokratis. "Kemudian anak muda dibanding yang tua, itu cenderung mengatakan kurang demokratis," ucapnya. 

Berdasarkan tingkat pendidikan, semakin tinggi tingkat pendidikan, responden mengatakan bahwa situasi saat ini semakin kurang demokratis. Burhanuddin mengatakan, meskipun secara statistikn jumlahnya tidak besar, tetapi mereka dianggap dapat mempengaruhi publik secara luas.

Selain itu berdasarkan basis politik, sebanyak 40,9 responden yang merupakan pemilih Partai Gerindra juga mengatakan bahwa Indonesia saat ini kurang demokratis. Kemudian sebanyak 60 persen konstituen Partai Nasdem juga menganggap Indonesia saat ini kurang demokratis. Sedangkan pemilih PKS yang mengatakan Indonesia kurang demokratis sebanyak 58,4 persen. 

Untuk diketahui survei Indikator dilakukan pada 24-30 September 2020 dengan menggunakan 1.200 responden melalui metode simple random sampling. Sementara margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA