Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

PKS Sebut Pemecatan Fahri Hamzah Sudah Final

Kamis 15 Dec 2016 12:54 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Esthi Maharani

Tifatul Sembiring

Tifatul Sembiring

Foto: MGROL75

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring menegaskan, DPP PKS akan melakukan banding atas putusan Pengadialn Negeri Jakarta Selatan. Keputusan banding itu, menurut Tifatul, bukan lantaran DPP tidak ingin menerima Fahri kembali. Namun, ia mengungkapkan DPD sudah memberikan alternatif-alternatif agar Fahri kembali namun Fahri tidak ingin mengambilnya.

Sebelumnya,  PN Jaksel memutuskan pemecatan Fahri Hamzah tidak sah. Dalam putusan itu juga pengadilan mendenda DPP PKS sebesar Rp 30 miliar. Tifatul menjelaskan, PN Jaksel seharusnya mengambil satu landasan dari UU yang lain, yaitu dengan UU MD3. Bahkan, ia mencontohkan bagaimana mulusnya pergantian Setya Novanto terhadap Ade Komarudin.

''Sementara PKS dipersulit untuk mengganti kadernya. Jadi kita liat ketimpangan dan kekacauan sistem hukum kita, harus jadi pelajaran,'' kata Tifatul, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (15/12).

Meski diputuskan pemecatan Fahri tidak sah, PKS tetap menegaskan pemecatan Fahri secara internal sudah final.

''Saya tegaskan bahwa urusan pemecatan secara internal Fahri Hamzah sudah selesai, final. Itu harus melalui prosedur yang ada dalam konstitusi PKS,'' katanya.

(Baca juga: Fahri: Harkat, Martabat dan Kedudukan Saya Direhabilitasi)


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA