Friday, 5 Rajab 1444 / 27 January 2023

Dubes RI Diusir, Putus Hubungan Diplomatik dengan Papua Nugini

Ahad 08 Jan 2012 12:11 WIB

Red: Heri Ruslan

Sukhoi

Sukhoi

Foto: antara

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Tubagus Hasanuddin (Fraksi PDI Perjuangan), menyatakan, sikap PM Papua Nugini (PNG) yang akan mengusir Dubes RI, cenderung berlebihan atau 'over acting'.

"Sudah menjadi tugas patroli penerbang-penerbang Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Angkatan Udara (AU) untuk mendeteksi dan mengecek pesawat-pesawat yang melintas di wilayah dirgantara NKRI," tegasnya.

Apalagi, menurutnya, jika pesawat-pesawat itu dikatagorikan sebagai pesawat 'tidak dikenal' atau 'ragu-ragu dikenal'. "Tak ada yang salah dari patroli-patroli TNI AU. Itu merupakan prosedur yang layak di mana pun, di semua negara berdaulat," tandasnya. Dikatakannya, kalau PM PNG tidak bersedia menerima penjelasan resmi Pemerintah RI, ia menyarankan sebuah sikap yang keras.

"Saya menyarankan, putuskan hubungan diplomatik dengan PNG," tegas Tubagus Hasanuddin lagi.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA