Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

PDIP Yakin Capres Harus Lahir dari Parpol

Selasa 05 Apr 2011 19:46 WIB

Rep: Esthi Maharani/ Red: Krisman Purwoko

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–-Fraksi PDI-P menyakini calon presiden (capres) harus lahir dari partai politik (parpol). Anggota F PDI-P, Maruarar Sirait mengatakan tak hanya untuk capres, pemilihan pimpinan daerah pun harus memiliki hubungan dengan konstituen. “Kalau pimpinan dari independen, bagaimana bisa menghasilkan hubungan itu,” katanya saat dihubungi pada Selasa, (5/4).

Terlebih lagi setiap partai pasti memiliki pandangan tersendiri yang menyangkut dengan ideology. “Setiap partai mempunyai ideology yang harus diperjuangkan,” katanya. Menurutnya, jangan sampai pencalonan yang ada lari dari substansi yang sebenarnya. Yakni upaya untuk saling berkomunikasi dan bagaimana berkonsolidasi.

Persoalannya, terkadang masyarakat memiliki pandangan tertentu mengenai suatu parpol. Ia beranggapan hal inilah yang menjadi pekerjaan rumah para parpol untuk bisa menyakinkan dan mendapat dukungan dari rakyat untuk mempercayakan misi yang diusung.

“Yang jelas, kita punya keyakinan bahwa capres dan pimpinan harus lahir dari partai,” katanya. Hal itu pun dianggapnya sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Contohnya, mengenai batas minimal pengajuan calon.

Hanya saja, ia tetap mempersilakan jika ada pihak yang tetap bersikeras untuk mengajukan diri sebagai calon independen. “Silakan saja memperjuangkan itu,” katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA