Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Kemendes Berfokus Kurangi Kesenjangan Antarwilayah

Rabu 29 Jun 2016 12:15 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Daerah transmigrasi, ilustrasi

Daerah transmigrasi, ilustrasi

Foto: Darmawan/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar mengatakan pembangunan secara komprehensif akan terus dilakukan untuk mengentaskan kemiskinan. Pembangunan komprehensif juga dilakukan untuk mengurangi kesenjangan antarwilayah.

Dia mengakui adanya ketimpangan pembangunan antarwilayah menyebabkan adanya daerah yang memiliki kemajuan yang rendah dibandingkan daerah lain. Hingga saat ini, mayoritas daerah tertinggal berada di kawasan Indonesia timur.

“Pembangunan yang secara komprehensif akan terus dilakukan, untuk mengentaskan kemiskinan dan upaya mengurangi kesenjangan antar wilayah,” kata Marwan, Selasa (29/6).

Berbagai program digelontorkan untuk mengurangi kesenjangan wilayah termasuk transmigrasi. Marwan yakin transmigrasi berpeluang bisa menjadi pusat ekonomi baru.

Meski demikian Menteri Marwan mengakui, suksesnya program transmigrasi di sebuah kawasan sangat bergantung pada kreativitas dan daya juang transmigran. Oleh sebab itu, ia meminta transmigran dan penduduk di kawasan transmigrasi, agar saling bekerja sama mengembangkan potensi ekonomi setempat.

“Transmigran yang sudah ditempatkan di sebuah kawasan itu bukan transmigran lagi, tapi sudah membaur menjadi penduduk setempat. Tidak ada perbedaan antara penduduk asli dan transmigran,” ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA