Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Angkut Sampah Banjir, Bekasi Siagakan 156 Truk

Sabtu 22 Nov 2014 16:27 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Truk Sampah

Truk Sampah

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID,BEKASI -- Dinas Kebersihan Kota Bekasi, Jawa Barat, menyiagakan 156 armada truk untuk mengangkut sampah pascabanjir yang melanda kawasan setempat sepanjang musim hujan.

"Biasanya kalau muncul bencana banjir, akan ada endapan lumpur dan sampah rumah tangga. Kalau sudah surut kita koordinasikan dan kita arahkan untuk segera dibersihkan," kata Kepala Dinas Kebersihan Kota Bekasi Abdillah di Bekasi, Sabtu (22/11).

Menurut dia, sampah-sampah tersebut akan dievakuasi menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Sumurbatu. "Biasanya, truk sampah itu akan beroperasi dua kali dalam sehari," katanya.

Menurut dia, kapasitas TPA hingga kini masih memungkinkan untuk menampung berbagai jenis sampah, termasuk endapan lumpur yang berasal dari luapan sungai.

Dia mencotohkan, salah satu upaya evakuasi sampah dilakukan pihaknya pada peristiwa banjir akibat luapan Kali Bekasi yang melanda Perumahan Pondokgede Permai pada Rabu (19/11) dini hari.

"Volume sampahnya tidak terlalu signifikan dan masih bisa kita angkut ke TPA," katanya.

Pihaknya mengaku telah berkordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk memudahkan komunikasi evakuasi sampah bilamana terjadi banjir susulan.

Ia mengatakan pihaknya sebenarnya masih membutuhkan tambahan truk sampah guna memaksimalkan kinerja pelayanan di masyarakat.

"Idealnya kita butuh 350 truk untuk melayani pengangkutan sampah dengan segala kondisinya," katanya.

Namun demikian, upaya evakuasi sampah yang selama ini dilakukan pihaknya terbantu oleh kehadiran Program Bank Sampah di sejumlah RW.

"Sebagian sampah ada yang dikelola langsung di bak sampah. Yang eksisting saat ini berjumlah 122 bank sampah," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA