Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

Unhas Akan Berikan Gelar Kehormatan Sultan Johor

Selasa 19 Aug 2014 21:15 WIB

Red: Nidia Zuraya

Universitas Hasanuddin, Makassar

Universitas Hasanuddin, Makassar

REPUBLIKA.CO.ID,  MAKASSAR -- Senat Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar akan memberikan gelar kehormatan Doktor Honouris Causa pada Sultan Johor, Malaysia pada puncak peringatan Dies Natalis ke-58 universitas itu.

"Sebelum pemberian gelar kehormatan itu, terlebih dahulu diadakan rapat senat dan pada saat pemberian gelar kehormatan tersebut juga disiapkan promotor dan kopromotor seperti lazimnya sebelum memberikan gelar doktor," kata Ketua Panitia Diesnatalis ke-58 Unhas Prof Dr Farida Patittingi di Makassar, Selasa (19/8).

Menurut Dekan Fakultas Hukum Unhas ini, pemberian tanda kehormatan kepada Sultan Ibrahim yang juga adalah rektor di salah satu universitas di Malaysia merupakan bentuk penghargaan civitas akademika Unhas selaku mitra. Hal itu akan dirangkaikan pada puncak Diesnatalis ke-58 yang jatuh pada 11 September 2014.

Sebelum puncak diesnatalis terlebih dahulu digelar malam renungan dan kunjungan ke makam Sultan Hasanuddin, tokoh dan pahlawan nasional asal Sulsel. Sultan Johor yang akan menerima penghargaan kehormatan itu memiliki silsilah keluarga turunan Bugis asal Kabupaten Wajo, Sulsel.

Sementara itu, Humas Unhas Prof Dr Iqbal Sultan mengatakan, dalam kehadiran Sultan Johor di Makassar untuk menerima gelar kehormatan, juga akan membawa rombongan lengkap dengan motor gede (Moge) masing-masing. "Awalnya komunitas pencinta Moge asal Malaysia akan menjelajah dari Kota Makassar hingga Kabupaten Bantaeng, namun karena beberapa pertimbangan, diputuskan untuk tur berkeliling Kota Makassar saja," katanya.

Berkaitan dengan hal tersebut, komunitas Moge asal negeri jiran itu akan digandengkan dengan komunitas pencinta Moge di daerah ini untuk turun bersama dalam kegiatan city tour itu.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA