Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Kejelasan Soal Gaji Pegawai Merpati Masih Buram

Kamis 14 Aug 2014 15:05 WIB

Rep: Aldian Wahyu Ramadhan/ Red: Nidia Zuraya

Salah satu pesawat terbang milik maskapai Merpati Airlines.

Salah satu pesawat terbang milik maskapai Merpati Airlines.

Foto: kampungtki.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- sejumlah perwakilan Serikat Karyawan Merpati kembali mendatangi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta kejelasan pembayaran gaji mereka. Total gaji selama delapan bulan dan THR sekitar Rp 200 miliar.

Ketua Umum Serikat Karyawan Merpati Purwanto mengatakan, pihaknya akan terus melakukan sejumlah langkah demi gaji mereka segera dibayar. ''Akan melakukan aksi ke Istana Negara,'' kata dia di Kementerian BUMN, Kamis (14/8).

Purwanto melanjutkan, setelah melakukan aksi ke Istana Negara, pihaknya akan melanjutkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Alasannya, karena rekomendasi DPR terkait penyelesaian hak normatif pegawai tidak dijalankan. Pihaknya meminta rekomendasi tanggal dan bulan pembayaran dari DPR.

Selain itu, kata dia, pihaknya akan melakukan gerakan nasional. Seluruh pegawai Merpati di semua daerah akan melakukan demonstrasi.

Total utang Merpati mencapai Rp 7,6 triliun. Rinciannya, utang tersebut kepada pemerintah, BUMN, dan 1.000 pihak.

Pada Selasa (12/8) dan Rabu (13/8) sekitar 300 pegawai Merpati melakukan aksi damai ke Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA