Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Terapi Musik dalam Peradaban Islam (3-habis)

Kamis 14 Aug 2014 06:01 WIB

Red: Damanhuri Zuhri

Musik Islam (ilustrasi).

Musik Islam (ilustrasi).

Foto: Huffington.post

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Wachidah Handasah

Ada sekitar 80 ragam tipe melodi yang berkembang di masyarakat Turki Utsmani. Sebanyak 12 di antaranya bisa digunakan sebagai alat terapi.

Menurut Prof Nil Sari, dari teks-teks tua dapat disimpulkan jenis musik tertentu dapat mengobati penyakit tertentu atau perasaan tertentu.

Pada era kejayaan Kesultanan Turki Utsmani, terapi musik biasanya digunakan untuk beberapa tujuan, seperti pengobatan kesehatan mental dan perawatan penyakit organik.

Selain itu perbaikan harmoni seseorang, yakni menyeimbangkan kesehatan antara badan, pikiran, dan emosi. Musik juga diyakini mampu menyebabkan seseorang tertidur, sedih, bahagia, dan bisa pula memacu intelegensia.

Prof Nil Sari mengungkapkan, para ilmuwan di era Turki Utsmani meyakini musik memiliki kekuatan dalam proses alam. Musik dapat berfungsi meningkatkan mood dan emosi secara keseluruhan.

Uniknya, para ilmuwan pada era Turki Utsmani sudah mampu menetapkan jenis musik tertentu untuk penyakit tertentu. Misalnya, jenis musik huseyni dapat mengobati demam. Sedangkan, jenis musik zengule dan irak untuk mengobati meningitis.

Masyarakat Barat baru mengenal terapi musik pada abad ke-17 M. Adalah Robert Burton lewat karya klasiknya berjudul The Anatomy of Melancholy yang mengembangkan terapi musik di Barat. Menurut Burton, musik dan menari dapat menyembuhkan sakit jiwa, khususnya melankolia.

Malah, masyarakat Amerika Serikat (AS) baru mengenal terapi musik sekitar 1944. Pada saat itu, Michigan State University membuka program sarjana terapi musik.

Sejak 1998, di Amerika telah berdiri The American Music Therapy Association (AMTA). Organisasi ini merupakan gabungan dari National Association for Music Therapy (NAMT, berdiri pada 1950) dan the American Association for Music Therapy (AAMT, berdiri 1971).

Terapi musik merupakan salah satu kontribusi peradaban Islam dalam dunia kesehatan dan kedokteran. Pada era modern ini, musik tetap menjadi salah satu alat untuk menyembuhkan penyakit tertentu. Terapi musik menjadi salah satu bukti pencapaian para ilmuwan Muslim pada era keemasan. 


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA