Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Dua Calon DOB di Maluku Tunggu Pengesahan RUU Pemda

Senin 04 Aug 2014 20:04 WIB

Rep: c57/ Red: Joko Sadewo

Pemekaran Daerah (ilustrasi)

Pemekaran Daerah (ilustrasi)

Foto: pamongreaders.com

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Senator DPD RI asal Maluku, Jacob Jack Ospara, menyatakan DPD RI telah menyetujui rencana pembentukan dua calon Daerah Otonomi Baru (DOB) di Provinsi Maluku, yakni Kabupaten Tanimbar Utara dan Kabupaten Selatan Daya.

"Calon DOB Kabupaten Tanimbar Utara akan dimekarkan dari induknya, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB). Sedangkan calon DOB Kabupaten Selatan Daya akan dimekarkan dari induknya, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD)," tutur Jacob kepada Republika Online (ROL), Senin (4/8).

Kedua calon DOB itu telah diusulkan oleh DPD RI kepada pemerintah, namun belum mendapatkan Amanat Presiden (Ampres) untuk dibahas lebih lanjut oleh DPD RI dan DPR RI.

Hingga saat ini, lanjut Jacob, DPD RI telah mengusulkan lebih dari 190 calon DOB kepada pemerintah untuk disahkan.

Namun, yang memenuhi persyaratan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan sudah mendapat Ampres hanya 65 DOB.

Jacob menyatakan ada dua cara untuk mengusulkan pembenntukan calon DOB, yakni cara biasa dan cara luar biasa. Dengan cara biasa, papar Jacob, calon DOB Kabupaten Tanimbar Utara dan Selatan Daya sulit dibentuk karena belum memenuhi persyaratan adiministratif yang ditentukan pemerintah.

Persyaratan administratif itu meliputi persetujuan calon DOB oleh kabupaten induk, provinsi, DPD dan DPR serta pemerintah. Terdapat pula persyaratan lainnya seperti luas daerah, jumlah penduduk dan potensi sumber daya alam

Tetapi, Jacob meyakinkan masih ada cara luar biasa yang bisa ditempuh, yakni dengan pengesahan calon DOB oleh pemerintah atas dasar kepentingan strategis nasional. "Pemerintah sangat berkepentingan membentuk dua DOB itu karena letaknya yang sangat dekat dan berbatasan laut dengan Pulau Kambing atau Pulau Atauro di negara Timor Leste," ungkap Jacob.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler