Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

7 Cara Hentikan Tangisan Bayi (2-Habis)

Senin 04 Aug 2014 11:28 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Nidia Zuraya

Bayi menangis/ilustrasi

Bayi menangis/ilustrasi

Foto: telegraph.co.uk

REPUBLIKA.CO.ID, Tangisan bayi adalah cara mereka berkomunikasi dengan Anda. Di dalam kandungan, mereka memiliki plasenta untuk memuaskan rasa lapar atau rahim agar membuat mereka tetap hangat. Setelah lahir, secara harfiah bayi membentuk komunikasi baru supaya kebutuhan mereka tetap terpenuhi.

Dr Penelope Leach, penulis 'The Essential First Year' mengungkapkan  bahwa selama enam pekan pertama hidupnya, bayi Anda akan menangis banyak. Ini bisa jadi karena mereka lapar, popok mereka kotor, atau mereka merasa ada hawa yang berbeda di sekitarnya sehingga merasa rentan.

Tapi, Anda tak perlu khawatir. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk tetap membantu bayi Anda merasa aman. Berikut adalah tujuh cara menghentikan tangisan bayi Anda, dilansir dari Mother and Baby, Senin (4/8).

5. Suara-suara unik
Ya, bayi senang dengan suara-suara ribut yang unik, misalnya suara pengering rambut, suara sapu lidi, atau suara kendaraan yang lewat. Bayi telah menghabiskan banyak waktu di dalam rahim untuk mendengarkan suara bising, seperti suara aliran darah Anda ketika mengalir di dalam rahim, atau suara sistem pencernaan Anda ketika menggelegak.

Ruth Moss (27 tahun) yang menjadi ibu dari Joe (11 bulan) mengatakan bahwa bayi yang baru lahir sangat senang suara-suara menyerupai suara yang mereka dengar di dalam rahim.

6. Membeli carrier
Beberapa bayi tidak mau tidur kecuali mereka ditahan dan digendong. Salah satu cara unik adalah membawa bayi Anda di dalam kain gendongan atau ransel bayi. Ini akan menenangkan bayi Anda. Mereka akan merasa dekat dengan Anda. Pastikan Anda membawa kain gendongan atau ransel yang mudah dan tidak menyibukkan Anda.

7. Lingkungan yang tenang
Bayi yang baru lahir sangat menyadari lingkungan mereka, sehingga tugas ibu untuk menjaga lingkungan sekitar bayi tetap tenang. Amber Wood (29) mengaku bayinya, Gabriel yang berusia lima bulan sangat gelisah jika terlalu banyak cahaya di kamar. Akhirnya, dia mengubah lampu kamarnya dengan lampu rendah watt. Ini juga akan mempercepat bayi tidur.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA