Puncak Arus Mudik, Kendaraan Macet Puluhan Kilometer di Tol Palikanci

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Bilal Ramadhan

 Ahad 03 Aug 2014 18:50 WIB

Sejumlah pemudik memadati jalan raya sebelum pintu tol Kanci, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (15/8). Pemudik mulai ramai dan memadati jalan pada H-4 lebaran. Foto: Antara Foto Sejumlah pemudik memadati jalan raya sebelum pintu tol Kanci, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (15/8). Pemudik mulai ramai dan memadati jalan pada H-4 lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON– Memasuki puncak arus balik pada H+6 lebaran Idul Fitri 2014, ribuan kendaraan terus mengalir dari arah Jateng menuju Jakarta, Ahad (3/8). Bahkan, terjadi antrian kendaraan di dalam tol Palikanci hingga puluhan kilometer.

Berdasarkan pantauan sekitar pukul 14.00 WIB, antrian di dalam tol Palikanci mencapai sekitar 21 km. Antrian kendaraan sudah terjadi sesaat setelah masuk pintu tol Kanci. Kondisi itu diperparah dengan padatnya kendaraan di pintu keluar Tegalkarang.

Di Tegalkarang terjadi pertemuan antara kendaraan yang berasal dari pantura dan kendaraan yang keluar dari tol Palikanci. Di pantura terjadi antrian yang cukup panjang mulai dari Tegalkarang hingga Jenun sepanjang kurang lebih lima kilometer.

‘’Saya tadi memantau lewat udara. Ternyata (antrian kendaraan) di dalam tol (Palikanci) lebih parah,’’ ujar Kapolres Cirebon, AKBP Irman Sugema, Ahad (3/8).

Untuk mengatasi kondisi agar tidak terjadi stagnan di dalam tol, petugas pun mengeluarkan kendaraan dari pintu keluar Plumbon. Selain itu, petugas juga melarang kendaraan yang akan masuk melalui pintu tol Kanci.
 
Irman menyatakan, pihaknya juga melaksanakan sistem buka tutup di jalur pantura Kabupaten Cirebon. Jika ekor antrian kendaraan sudah melewati batas Kabupaten Cirebon, maka kendaraan, khususnya roda empat, dialihkan ke jalur alternatif Bunder–Ciwaringin–Kadipaten-Cijelag.

‘’Kami juga menunggu permintaan dari Polres Indramayu. Jika di sana terjadi kepadatan, maka kendaraan akan kami alihkan,’’ kata Irman.
 
Sementara itu, jajaran Polres Cirebon Kota juga melakukan pengalihan kendaraan dengan sistem buka tutup. Sekitar pukul 10.30 WIB, kendaraan dialihkan mulai dari Kalijaga-Kota Cirebon–Kapetakan-Karangampel-Celeng (Indramyu).

Pengalihan dilakukan karena terjadi antrian kendaraan di jalur utama pantura mulai dari Plumbon hingga Palimanan sepanjang kurang lebih enam kilometer. ‘’Sistem buka tutup kami lakukan dengan melihat situasi kepadatan di pantura utama,’’ terang Kapolres Cirebon Kota, AKBP Dani Kustoni.
 
Sementara itu, Kapolda Jabar, Irjen Pol M Iriawan, menyatakan, Sabtu (2/8) dan Ahad (3/8) merupakan puncak arus balik menuju Jakarta. ‘’Puncak arus balik kemarin dan hari ini. Tapi masih ada 1,2 juta kendaraan yang belum kembali ke Jakarta, baik lewat selatan, utara, maupun tengah (Jabar),’’ kata Iriawan saat meninjau jalur pantura Cirebon, Ahad (3/8).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X