Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

DKI Catat Penurunan Volume Sampah Saat Lebaran

Rabu 30 Jul 2014 19:47 WIB

Red: Didi Purwadi

Seorang pengguna jalan melintasi sampah yang berserakan di bahu Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Rabu (26/2).   (foto: Raisan Al Farisi)

Seorang pengguna jalan melintasi sampah yang berserakan di bahu Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Rabu (26/2). (foto: Raisan Al Farisi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dinas Kebersihan DKI Jakarta mencatat volume sampah di wilayah Kota Jakarta mengalami penurunan pada saat perayaan Idul Fitri 1435 Hijriah.

"Selama perayaan Idul Fitri, volume sampah di Jakarta lebih sedikit dibandingkan dengan hari-hari biasa maupun pada bulan Ramadhan kemarin," kata Kepala Dinas Kebersihan DKI, Saptastri Ediningtyas, di Jakarta, Rabu.

Berdasarkan catatan Dinas Kebersihan DKI, volume sampah pada hari pertama Lebaran, yaitu Senin (28/7) sebanyak 1.700 ton. Kemudian, pada hari kedua Lebaran, Selasa (29/7) meningkat menjadi sekitar 1.800 ton.

"Sementara itu, volume sampah selama bulan suci Ramadan rata-rata mencapai 5.800 ton per hari. Jumlah ini meningkat sekitar 2,6 persen dari hari-hari biasa sebelum Ramadan, yaitu hanya sekitar 5.600 ton," ujar perempuan yang akrab disapa Tyas itu.

Dia menuturkan volume sampah yang mengalami peningkatan selama bulan Ramadan itu disebabkan tingginya konsumsi makanan dan minuman oleh warga Jakarta dibandingkan dengan hari-hari biasa.

"Tapi, bukan cuma itu penyebabnya. Banyaknya warga Jakarta yang mudik ke kampung halaman juga mengakibatkan penurunan volume sampah di Jakarta selama perayaan Idul Fitri tahun ini," tutur Tyas.

Lebih lanjut, dia pun memperkirakan volume sampah di wilayah ibu kota akan kembali mengalami peningkatan seusai perayaan Lebaran mulai H+4 hingga H+6 yakni sekitar 6.500 hingga 6.800 ton.

"Tentunya volume sampah akan meningkat lagi usai Lebaran. Setelah seluruh warga Jakarta yang mudik akhirnya kembali ke Jakarta untuk melaksanakan aktivitasnya sehari-hari secara normal," ungkap Tyas.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA