MUI: Idul Fitri Momentum Kendalikan Diri

Rep: C57/ Red: Didi Purwadi

 Rabu 30 Jul 2014 17:26 WIB

 Ribuan umat Muslim mengikuti Salat Idul Fitri di Jalan Matraman, Jakarta Timur, Senin (28/7). (Republika/Raisan Al Farisi) Ribuan umat Muslim mengikuti Salat Idul Fitri di Jalan Matraman, Jakarta Timur, Senin (28/7). (Republika/Raisan Al Farisi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat, Anwar Abbas, menyatakan Iedul Fitri merupakan momentum untuk mengendalikan hawa nafsu.

"Puasa melatih kita untuk mengendalikan hawa nafsu, terutama hawa nafsu yang bersifat konsumtif seperti makan dan minum serta hawa nafsu yang bersifat seksual," tutur Anwar saat dihubungi Republika Online, Rabu (30/7).

Dua hawa nafsu ini, papar Anwar, sangat banyak mendominasi hidup dan kehidupan kita. Kalau tidak pandai-pandai menyalurkan dan mengendalikannya, tidak mustahil umat Islam akan berubah menjadi manusia tamak dan rakus serta tidak bermoral.

Salah satu hikmah serta nilai yang diajarkan oleh puasa, papar Anwar, adalah bagaimana umat Islam sebagai individu dan anggota masyarakat bisa menjadi orang-orang yang baik, berakhlak dan bermoral.

Umat Islam diharapkan pula memiliki empati dan kepedulian kepada orang lain dan terhadap sesama. Hanya dalam masyarakat seperti itulah kenikmatan hidup sebagai individu dan anggota masyarakat dapat diperoleh.

Play Podcast X