Saturday, 20 Zulqaidah 1441 / 11 July 2020

Saturday, 20 Zulqaidah 1441 / 11 July 2020

‘Tolak Segala Intimidasi’

Ahad 06 Jul 2014 12:00 WIB

Red: operator

JAKARTA -- Tak kurang dari 100 ribu orang di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mengelu-elukan Jokowi dan Jusuf Kalla pada hari terakhir kampanye, Sabtu (5/7). Di hadapan mereka, Jokowi membacakan Maklumat Jokowi-JK yang antara lain berisi pernyataan akan mengabdi kepada rakyat jika terpilih menjadi presiden dan wakil presiden RI.

"Kita menolak segala bentuk intimidasi, kebohongan, dan kecurangan yang mencuri hak rakyat untuk menentukan masa depan Indonesia," kata capres yang diusung poros koalisi PDIP terse- but. Ia mengingatkan pendukungnya agar tidak termakan fitnah dan kebo- hongan. "Kita semua telah dihantam fitnah dan kebohongan, tapi kita tak pernah tumbang karena kita bekerja tulus untuk republik tercinta."

Pada hari terakhir masa kampanye itu, massa pendukung datang dari berbagai kalangan menghadiri kampanye bertajuk Konser Salam 2 Jari itu. Jokowi, yang mengenakan kemeja kotak-kotak, baru tiba di GBK pada pukul 16.30 WIB. Padahal, konser sudah dimulai sejak pukul 14.00 WIB. Ia datang ke konser ditemani Ketua Tim Debat PDIP Maruarar Sirait, Juru Bicara Anies Baswedan, Alwi Shihab, Ruhut Sitompul, dan Luhut Pandjaitan.

Begitu naik panggung, Jokowi langsung disambut tepuk tangan meriah ribuan massa pendukung. Slank, penggagas konser, yang sudah berada di atas panggung, langsung menyanyikan lagu "Salam Dua Jari". Puluhan artis pendukung lain, seperti Yuni Shara, Gita Gutawa, Tompi, Glenn Fredly, Widi Vierratale, EdoKon dologit, dan Ian Antono, juga ikut menyanyikan lagu itu. Ribuan massa pendukung pun larut.

Untuk mengamankan acara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan telah mengerahkan personel gabungan sebanyak 1.403 polisi. Mereka terdiri atas 1.325 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Metro Tanah Abang sebanyak 78 personel.

Pada hari yang sama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar kampa- nye terakhir di pasar tradisional. "Ini bagian dari kampanye all outterakhir PKB yang ingin menyisir kelompok- kelompok masyarakat bawah yang ada di pasar-pasar tradisional," ujar Wakil Bendahara Umum PKB Bambang Susanto, Sabtu (5/7) siang.

Lokasi yang menjadi objek kunjungan adalah Pasar Palmerah dan Pasar Ramadhan Bendungan Hilir. Rombong - an terdiri dari beragam elemen, mu lai dari pengurus PKB, seperti Ketua DPP PKB M Hanif Dhakiri dan Marwan Ja\'far, hingga kalangan pesohor, termasuk beberapa artis Srimulat yang mendukung Jokowi-JK, di antaranya Tarsan, Doyok, Kadir, Tessy, dan Eko DJ.Mereka disambut antusias para pedagang. "Begitu kami datang, langsung disambut meriah, bahkan banyak yang titip sepatu, tempe, beras. Minta disampaikan ke Jokowi," cetus Tarsan.

400 kiai NU Sekitar 400 kiai di kultural Nahdlatul Ulama (NU) se-Malang Raya menyatakan dukungannya ke Prabowo- Hatta. Penggalangan dukungan kalangan ulama ke pasangan Prabowo-Hatta dilakukan oleh Gerakan Daulat Nusantara, sekumpulan anak muda NU yang selama ini berjuang di tingkat kultural.

Ketua Gerakan Daulat Nusantara Al Amin Nasution mengatakan, seremoni dukungan kiai se-Malang Raya kepada Prabowo-Hatta disampaikan pada Sabtu akhir pekan lalu di Pondok Pesantren Salafiyah Al Quran As- Syadzili, Pakis, Kabupaten Malang.

"Total massa yang hadir akhir pekan kemarin sekitar dua ribu orang, empat ratus di antaranya kiai pimpinan pondok pesantren, kiai di kultural NU," terang Al Amin, di Jakarta, Sabtu (5/7).rep:Halimatus Sa'diyah /c75  ed:nina chairani

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA