Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

 

Masyarakat Diimbau tak Melaksanakan Balimau di Laut

Jumat 27 Jun 2014 22:35 WIB

Red: Muhammad Hafil

Tradisi Balimau

Tradisi Balimau

Foto: Antara/Maril Gafur

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Kota Padang mengimbau masyarakat Kota Padang untuk tidak melaksanakan "balimau" (ritual menyucikan diri menyambut Ramadhan) di laut karena gelombang laut yang tinggi.

"Kami minta warga untuk tidak "balimau" di laut karena keadaannya dinilai dapat membahayakan keselamatan," kata Kepala BPDB Damkar Kota Padang Budi Erwanto di Padang, Jumat.

Untuk antisipasi bencana saat "balimau" katanya, BPBD Damkar Padang telah menyiagakan sebanyak 200 personel, yang akan melakukan penjagaan di beberapa titik kawasan laut Kota Padang.

"Petugas akan memberikan larangan kepada masyarakat yang ingin melakukan kegiatan "balimau" di laut," katanya.

Selain itu, para nelayan juga diimbau untuk tidak melaut terlebih dulu hingga keadaan gelombang laut kembali membaik.

Untuk kegiatan "balimau" di tempat buatan, atau di sungai yang jauh dari laut, BPBD juga tetap melakukan pengawasan. Meskipun demikian, ia tetap mengingatkan masyarakat tetap memperhatikan keselamatan masing-masing.

"Untuk tempat "balimau" selain laut, kami tidak bisa melarang. Hanya saja diharapkan masyarakat tidak larut dalam euforia kegembiraan, hingga bersikap abai terhadap keselamatan diri sendiri," katanya.

Data Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketapiang, Padang menyebutkan gelombang laut di pesisir pantai Padang mencapai ketinggian tiga meter.

Pada hari biasa dalam keadaan normal, ketinggian gelombang hanya berkisar pada 1,5 meter.

Tingginya gelombang tersebut telah terjadi sejak Kamis (26/6) sore. BMKG memprediksi gelombang tinggi akibat angin laut kencang, dan akan terjadi hingga dua hari mendatang.

Selain Kota Padang, tingginya gelombang laut itu terjadi di seluruh wilayah pesisir pantai Sumatera Barat. Beberapa di antaranya adalah Kabupaten Pasaman Barat, Kota Pariaman, dan Pesisir Selatan termasuk juga Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Balimau" adalah semacam ritual menyucikan diri yang telah turun-temurun dilakukan oleh masyarakat Minangkabau setiap menyambut Ramadhan.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA