Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

kilas dunia islam

Jelang Ramadhan Banyak Pekerja Saudi Kabur

Rabu 25 Jun 2014 13:00 WIB

Red:

ARAB SAUDI — Selama periode November 2013 sampai April 2014, sebanyak 5.179 pembantu rumah tangga (PRT) dilaporkan telah melarikan diri dari majikannya. Demikian data yang disampaikan petugas keimigrasian Arab Saudi.

Arab News melansir, para PRT cenderung melarikan diri menjelang bulan Ramadhan. Padahal, bertepatan dengan momen itu, banyak keluarga Saudi membutuhkan tenaga mereka.
 
Juru Bicara Imigrasi Arab Saudi Malla Marzouq al-Utaibi menjelaskan, terdapat 1.543 orang PRT kabur pada November 2013. Selanjutnya, ada 729 orang pada Desember 2013, 926 pada Januari, 801 pada Februari, 523 pada Maret, dan 657 orang pada April lalu. Menurut survei sebelumnya yang dilakukan Pusat Kesejahteraan Pembantu, sekitar 80-120 PRT setiap hari melarikan diri dari majikannya.
 
Riyadh merupakan daerah dengan jumlah kasus PRT kabur paling tinggi. Selanjutnya, disusul Makkah, Madinah, serta Provinsi Timur. Menurut penasihat hukum dan Sekretaris Jenderal National Society for Human Rights, Khalid Al-Fakhiri, para PRT biasanya kabur atas bujukan teman sesama asal negaranya. Hal itu berarti melanggar kontrak kerja yang disepakati.
 
Menyoroti banyaknya kasus kriminal yang melibatkan PRT asing, al-Fakhiri menilai itu bukan fenomena walaupun memang terjadi. Menurutnya, pihak media banyak berperan sehingga membuat sejumlah kasus PRT menjadi sensasional.
 
Lebih lanjut al-Fakhiri menjelaskan, di Arab Saudi ada hak dan kewajiban hukum yang berlaku masing-masing bagi majikan dan pekerjanya. Karena itu, perekrutan PRT dari negara asalnya juga perlu diperhatikan. N c91 ed: andi nur aminah

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA