Kiai Kampung di Banyuwangi Ikrarkan Dukungan Buat Prabowo-Hatta
Ahad , 22 Jun 2014, 03:27 WIB
Republika/Adhi Wicaksono
Prabowo Subianto

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUWANGI -- Sejumlah kiai di Kabupaten Banyuwangi mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Kami para kiai Kampung mendukung untuk memenangkan Prabowo Subiakto-Hatta Radjasa," kata Pengasuh Pondok Pensantran Delimo, Banyuwangi, KH Suyuti Toha, di Banyuwangi, Sabtu (22/6).

Kiai Suyuti mengaku dukungan yang diberikannya ini tidak keliru karena Prabowo memiliki jiwa kepemimpinan yang tegas dan bisa melindungi negara dari ancaman asing.

Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Mahfud MD, mengatakan Prabowo sudah komitmen berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan tempat profosional dalam pemerintahan kepada warga Nahdahtul Ulama (NU).

Mahfud juga mengatakan pemerintahan Prabowo nanti juga akan mempertahankan budaya keagamaan yang telah berkembang, seperti Shalawatan, tahlilan, ziarah, sebagai tradisi Islam yang baik dan tumbuh di masyarakat.

"Jadi beliau akan memberikan perlindungan terhdap kehidupan beragama secara bebas dan menurut keyakinan serta budaya kita semua," tegasnya.

Mahfud juga mengatakan Prabowo juga sudah komitmen kepada para kiai serta masyarakat Indonesia pada pertemuan Pasuruan 6 Juni 2014 akan menjaga keutuhan negara.

"Negara ini terancam dari ancaman luar, baik tekanan politik maupun melalui politik ekonomi, atau penghisapan kekayaan negara. Prabowo akan bersikap tegas pada kekuatan-kekuatan yang akan menghancurkan Indonesia, baik dari dalam maupun luar negeri," tegasnya.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi ini juga mengungkapkan dalam memimpin pemerintahan ini akan memilih ulama atau orang yang dipercaya oleh ulama dan akan selalu konsultasi dengan ulama sebelum mengambil putusan-putusan penting tentang kenegaraan.


Redaktur : M Akbar
Sumber : antara
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar