Senin, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 Januari 2020

Senin, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 Januari 2020

SBY Sebut Ada Menteri yang Perlu Dikoreksi

Selasa 03 Jun 2014 11:36 WIB

Rep: Esthi Maharani/ Red: Joko Sadewo

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Foto: energitoday.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut bahwa ada sejumlah menterinya yang tidak bekerja secara efektif, karena sibuk berpolitik di Pilpres 2014.

"Besok, 4 Juni saya akan menggelar sidang kabinet paripurna untuk memastikan para menteri tidak meninggalkan dan mengabaikan tugas pokoknya. Saya sudah lakukan evaluasi dan penilaian. Ada sejumlah menteri yang harus saya berikan koreksi," kata SBY, saat membuka dan meresmikan rapat koordinasi nasionala (rakornas) pemantapan pelaksanaan pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2014 di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Selasa (3/6).

SBY juga berpesan kepada jajaran pemerintah daerah baik gubernur, bupati, dan wali kota untuk memastikan dan mengutamakan tugas di pemerintahan tetap berjalan. Aturan untuk cuti kampanye ada aturan dan diperbolehkan oleh pemerintah. Tetapi, kepentingan masyarakat jangan sampai ditinggalkan.

"Utamakan tugas pokok untuk jalankan pemerintahan. Cegah conflict of interest," katanya.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA