Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Penantian 18 Tahun The Rojiblancos

Ahad 18 May 2014 02:50 WIB

Rep: cr02/ Red: Nidia Zuraya

Para pemain Atletico Madrid merayakan gol (ilustrasi).

Para pemain Atletico Madrid merayakan gol (ilustrasi).

Foto: AP Photo/Andres Kudacki

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Atletico Madrid berhasil keluar sebagai juara La Liga musim ini. Mereka bermain imbang dan unggul 3 poin atas Barcelona yang berada di peringkat kedua.

The Rojiblancos mengakhiri puasa gelar La Liga selama hampir 20 tahun. Kini mereka meriah gelar kesepuluhnya setelah berjuang habis-habisan hingga akhir musim. Trofi kesembilan mereka dapatkan pada tahun 1996 silam, namun Sang arsitek baru mereka Diego Simeone berhasil memberikan hasil yang luar biasa untuk seluruh pemain, klub dan fans setia mereka.

Pelatih asal Argentina itu berhasil merubah pola permain the Rojiblancos menjadi lebih baik dari sebelumnya. Simeone pun mengungkapkan rahasianya dalam meracik permainan yang diterapkan oleh anak asuhnya. Ia mengatakan jika dirinya sangat terinspirasi oleh Pep Guardiola dan Jose Mourinho saat mereka masih menangani Barcelona dan Real Madrid.

Dari kedua pelatih tersebutlah Diego Simeone memadukan dua karakter permainan yang berbeda untuk digabungkan dengan cara ia melatih. Pelatih berusia 44 tahun telah membuktikannya dengan mendominasi klub-klub Spanyol di La Liga.

Kini hanya ada satu kesempatan lagi untuk membuktikan bahwa mereka merupakan salah satu tim terbaik di dunia dengan mengalahkan Real Madrid di pertandingan final Liga Champions, Ahad (25/5) dinihari WIB.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA