Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Ilmuwan: Ada Lautan di Bulan Enceladus

Jumat 04 Apr 2014 11:05 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Planet Saturnus

Planet Saturnus

Foto: www.tivas.org.uk

REPUBLIKA.CO.ID, CAPE CANAVERAL — Para ilmuwan telah menemukan lautan luas di bawah permukaan es di bulan kecil Saturnus, Enceladus.

Seperti dilansir VOA, peneliti menemukan lautan tersebut menggunakan Cassini, pesawat luar angkasa NASA-Eropa yang masih mengarungi Saturnus dan cincinnya 17 tahun setelah diluncurkan dari Cape Canaveral. Penemuan mereka diumumkan hari Kamis (3/4).
 
Lautan baru berisi air ini, yang ukurannya sebesar atau lebih besar dari Lake Superior di Amerika Utara, berada di tengah kutub selatan Enceladus dan kemungkinan menutupi sebagian besar, atau seluruh permukaan bulan tersebut. Enceladus luasnya sekitar 310 mil.
 
Data tersebut tidak menunjukkan apakah lautan itu mencapai kutub utara, kata ketua peneliti, Luciano Iess dari Sapienza University, Roma. Lautan tersebut paling tidak adalah lautan regional yang berada di bawah es sedalam 25 mil. Di bumi, lautan tersebut terbentang paling tidak dari Kutub Selatan ke New Zealand.
 
Peralatan dasar Cassini juga tidak bisa menentukan apakah lautan yang berada di bulan tersebut menyokong kehidupan. Dibutuhkan misi lain dengan menggunakan peralatan lebih canggih untuk melakukan penelitian tersebut.
 
Penemuan terbaru ini membuat bagian dalam Enceladus “tempat dengan potensi sangat tinggi untuk mencari bentuk kehidupan,” kata ilmuwan planet dari Cornell University, Jonathan Lunine, yang ikut dalam penelitian tersebut.
 
Pada tahun 2005, Cassini mendeteksi semburan yang keluar dari celah di wilayah kutub selatan. Para peneliti menduga pancaran uap dan es air asin ini, yang mengandung molekul organik ringan seperti methane, mungkin berasal dari lautan di bawah permukaan. Pada hari Kamis, mereka mengkonfirmasi keberadaan lautan ini. Penemuan ini muncul di jurnal Science.



sumber : VOA
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA