Anis Matta: Koalisi Saat Ini Benar-Benar Tidak Efektif
Kamis , 03 Apr 2014, 17:13 WIB
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menyampaikan orasinya saat kampanye terbuka di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Ahad (16/3). (Republika/Agung Supriyanto)

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengakui adanya ketidakefektifan dalam koalisi pemerintahan yang kini tergabung dalam sekertariat gabungan (Setgab).

Presiden PKS Anis Mata mengatakan, setelah Pileg 9 April nanti pun mereka belum tahu langkah apa yang akan parpol berlambang padi dan bulan sabit ini ambil.

"Koalisi saat ini benar-benar tidak efektif, setelah 9 April kita lihat apa akan dilanjutkan atau tidak," ujar Anis di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) Kamis (3/4).

Meski demikian, Anis mengatakan, pada faktanya tak ada peeceraian antara PKS dengan koalisi. Dia berujar, barulah hasil Pileg nanti semua akan ditentukan apakah koalisi akan berlanjut atau tidak.

Seperti diketahui, kebijakan politik PKS di dalam pusaran koalisi tak sepnuhnya satu jalan khususnya dengan pimpinan Setgab, Partai Demokrat.

Contoh paling besar terkait kebijakan naiknya harga premium 2013 lalu. Ketika koalisi satu suara menaikan harga premium ke Rp 6.000, PKS menyerukan lain dengan meminta pemerintah tetap menahannya di Rp 4.500.

Redaktur : A.Syalaby Ichsan
Reporter : Gilang Akbar Prambadi
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar