Sabtu, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 Februari 2020

Sabtu, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 Februari 2020

Warga Jateng Mulai Senang Banyak Anak, BKKBN Langsung Mulai Ketar Ketir

Jumat 07 Mar 2014 03:50 WIB

Red: Didi Purwadi

Logo BKKBN

Logo BKKBN

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA -- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah khawatirkan munculnya tanda-tanda kenaikan angka kelahiran anak di provinsi itu.

"Di Jateng ada tanda-tanda masyarakat mulai senang punya banyak anak. Itu yang menjadi kekhawatiran kami, sehingga perlu dicegah seawal mungkin," kata Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, Sri Wahono, di Purbalingga, Kamis.

Selain itu, kata dia, Jateng masih menghadapi tantangan cukup serius dalam pembangunan kependudukan dan keluarga berencana, meskipun laju pertumbuhan penduduk (LPP) terendah di Indonesia yakni sebesar 0,37 persen.

Oleh karena penduduk Jateng cukup besar, lanjut dia, penduduknya masih akan bertambah dengan cukup signifikan.

"Apalagi, tingkat kelahiran menunjukkan kecenderungan meningkat cukup tajam dengan Total Fertility Rate (TFR) 2,1 berdasarkan survei demografi kesehatan ibu (SDKI) tahun 2002-2003 yang meningkat menjadi 2,3 berdasarkan SDKI 2007 dan 2,5 berdasarkan SDKI 2012," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa menjelang tahun terakhir Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014, masih banyak rapor merah pembangunan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA