Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Saat Sidak, Tiba-Tiba Seorang Anak Protes ke Jokowi

Selasa 18 Feb 2014 15:10 WIB

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Bilal Ramadhan

Jokowi

Jokowi

Foto: Republika/Yogi Ardhi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Joko 'Jokowi' Widodo kembali menengok pembangunan waduk di RT 02 RW 02 Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (18/2). Waduk Marunda merupakan satu dari sembilan waduk baru yang akan dibangun di Jakarta.

Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB. Saaat dia tiba di lokasi, terlihat ada lima eskavator yang sedang bekerja mengeruk tanah. Ia mengatakan, waduk ini akan memiliki luas 56 hektare. Namun, baru 30 hektare lahan yang sudah berhasil dibebaskan. Sisanya, masih dalam tahap proses.

"April ini kita bayar sisa lahan yang belum dibebaskan," ujar gubernur yang dilantik pada 15 Oktober 2012 lalu ini.

Saat sedang meninjau waduk, Jokowi sempat didatangi oleh seorang remaja putri yang mengadu karena empang ayahnyanya belum diganti rugi. Remaja putri itu juga menyerahkan surat dari ayahnya untuk Jokowi. "Ini suratnya saya bawa. Sekalian tulis nomer telponnya di sini," perintah Jokowi kepada remaja putri tersebut.

Mantan Wali Kota Solo itu mengatakan bahwa semua lahan warga yang terkena relokasi akibat pembangunan waduk akan diganti asal memiliki bukti kepemilikan yang jelas. Dia juga mengatakan, Waduk Marunda akan berfungsi seperti Waduk Pluit yang menampung air dari kali kemudian dipompa ke laut.

Waduk Marunda, kata dia, akan menampung air dari Kanal Banjir Timur (KBT) dan Kali Blencong. Selanjutnya, apabila waduk penuh, air akan dipompa untuk dibuang ke laut. Kehadiran waduk ini diharapkan dapat mengurangi banjir di Jakarta Timur. Di sekitar waduk juga akan dibangun taman dan tempat rekreasi bagi warga, persis seperti di Waduk Pluit.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA