Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Australia Beri Beasiswa Kepada 303 WNI

Kamis 13 Feb 2014 11:24 WIB

Red: Julkifli Marbun

Bendera Australia dan Indonesia. Ilustrasi.

Bendera Australia dan Indonesia. Ilustrasi.

Foto: brecorder.com

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Pemerintah Australia memberikan beasiswa kepada 303 warga negara Indonesia (WNI) melalui program "Australia Awards Fellowships" untuk mendapatkan pelatihan dan pendidikan jangka pendek serta peluang pengembangan profesi di negeri kanguru itu.

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty, dalam siaran persnya yang dikirim kepada Antara di Denpasar, Kamis, menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan untuk mengembangkan kepemimpinan, menangani isu-isu pembangunan kawasan prioritas, dan membangun kemitraan dan hubungan antara organisasi-organisasi Australia dengan para mitra organisasi di negara-negara berkembang.

"Saya gembira menyaksikan warga Indonesia sebagai kelompok terbesar yang menerima beasiswa global ini. Beasiswa ini memperlihatkan komitmen jangka panjang kami terhadap negara tetangga sebagai tanggapan atas berbagai macam isu pembangunan," katanya.

Tahun ini "Australia Awards Fellowships" menawarkan kesempatan kepada 1.172 pemimpin sejumlah lembaga dan para profesional dari 59 negara berkembang untuk melakukan penelitian, kajian, dan peluang pengembangan profesional jangka pendek di Australia.

"Beasiswa ini akan mengembangkan kapasitas dalam berbagai sektor di seluruh Indonesia, termasuk keamanan transportasi, peningkatan tanggapan HIV, kepemimpinan perempuan, dan manajemen sumber daya air," ujar Moriarty.

Dengan lebih dari tiga-perempat penerima beasiswa dari Asia, lanjut dia, "Australia Awards Fellowships" memainkan peran kunci dalam pengembangan hubungan antara organisasi-organisasi Australia dengan organisasi-organisasi kunci di Asia dan sekitarnya.

Pemerintah Australia menganggarkan 19,7 juta dolar Australia untuk mendukung putaran terakhir program itu dan telah mengivestasikan 126 juta dolar Australia untuk mendukung penerima beasiswa dari negara-negara berkembang sejak 2007.

Pemerintah Australia juga memberikan kesempatan belajar jangka panjang melalui "Australia Awards Scholarships" yang menawarkan kesempatan kepada para pemohon untuk meraih gelar S-2 dan S-3. Permohonan itu terbuka hingga 18 Juli 2014.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA