Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Ilmuwan Temukan Jejak Kaki Manusia Tertua di Inggris

Jumat 07 Feb 2014 22:12 WIB

Rep: Dwi Murdaningsih/ Red: Mansyur Faqih

Jejak kaki manusia purba berusia 800 ribu tahun ditemukan di pantai di Norfolk, Inggris.

Jejak kaki manusia purba berusia 800 ribu tahun ditemukan di pantai di Norfolk, Inggris.

Foto: Happisburg Project

REPUBLIKA.CO.ID, NORFOLK -- Ilmuwan menemukan jejak kaki manusia tertua di cekungan pesisir pantai Happisburgh, Inggris. Ini merupakan jejak kaki pertama yang ditemukan di luar Afrika. 

Jejak berusia 800 ribu itu menjadi bukti pertama keberadaan manusia di Eropa Utara. Sebelumnya, para ahli hanya menemukan bukti peninggalan manusia di Eropa Utara berupa alat-alat batu dan tulang hewan yang tersebar. Pada 2010, tim peneliti yang sama menemukan alat batu yang digunakan oleh orang tersebut. 

Nick Aston, peneliti dari British Museum mengatakan, temuan ini merupakan penegasan eksistensi manusia di Inggris hampir satu juta tahun yang lalu. Temuan yang telah dipublikasikan pada jurnal Plos One ini pertama kali ditemukan pada Mei, tahun lalu. 

"Awalnya, kami tidak yakin apa yang kita lihat. Tapi segera jelas, cekungan mirip jejak kaki manusia," ujar Ashton, seperti dikutip Guardians.

Isabelle De Groote, seorang analis dari Liverpool John Moores menegaskan, cekungan memang jejak kaki manusia. Jejak itu diperkirakan dibuat oleh lima orang. Satu laki-laki dewasa dan beberapa anak-anak. 

De Groote bahkan bisa melihat tumit, lengkung dan bahkan jari-jari kaki dalam beberapa cetakan. Jejak terbesar yaitu berukuran nomor delapan untuk sepatu Inggris atau 42 ukuran Eropa. 

Laki-laki paling dewasa diperkirakan setinggi 175 cm. Sementara yang terpendek tingginya sekitar 90 cm. Jejak kaki ini diduga merupakan spesies Homo antecessor yang tinggal di Eropa selatan. 

Diperkirakan, orang ini yang membuka jalan menuju Norfolk, satu wilayah di Inggris yang terhubung dengan seluruh Eropa sekitar satu juta tahun yang lalu. Mereka punah 800 ribu tahun yang lalu karena dari cuaca atau iklim yang ekstrem, tak lama setelah jejak kaki itu dibuat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA