Saturday, 7 Syawwal 1441 / 30 May 2020

Saturday, 7 Syawwal 1441 / 30 May 2020

Akibat Sinabung, Objek Wisata Pegunungan Sepi Peminat

Senin 03 Feb 2014 10:55 WIB

Rep: Meiliani Fauziah/ Red: Fernan Rahadi

 Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Sabtu (1/2).  (AP Photo)

Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Sabtu (1/2). (AP Photo)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meletusnya Gunung Sinabung membuat objek wisata pegunungan sepi peminat. Padahal lokasi objek wisata tersebut jauh dari lokasi Gunung Sinabung.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Senin (3/2) mengatakan masyarakat tak perlu absen mengunjungi objek-objek wisata pegunungan. "Gunung api bersifat slow in set. Artinya tidak akan tiba-tiba meletus. Ada tanda-tandanya sehingga status gunung punya tahapan, yaitu dari normal kemudian menjadi waspada, siaga, dan awas sesuai ancamannya," katanya dalam siaran pers yang diterima ROL, Senin (3/2).

Kenaikan aktivitas Gunung Sinabung membuat objek wisata lainnya ikut sepi pengunjung. Kondisi ini terjadi di Gunung Bromo, Ijen, Dieng, Tangkubanprahu, Papandayan, dan lainnya. Bahkan, aktivitas wisata dan hotel-hotel di Kabanjahe sepi pengunjung. Padahal, lokasinya jauh dan aman dari Gunung Sinabung.
 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA