Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Kepala BNPT: Semua Jaringan Teroris Saling Berhubungan

Kamis 02 Jan 2014 17:23 WIB

Red: Taufik Rachman

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Ansyaad Mbai

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Ansyaad Mbai

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjenpol (Purn) Ansya'ad Mbai mengatakan jaringan terorisme yang beroperasi di Indonesia salng berhubungan satu sama lain.

"Mau namanya Majelis Mujahiddin Indonesia Timur atau yang lain, mereka itu satu," kata Irjenpol (Purn) Ansya'ad Mbai di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I R Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta, Kamis.

Ansya'ad mengatakan jaringan teroris, apakah itu yang disebut jaringan Abu Roban ataupun yang lainnya, saling mendukung satu sama lain.

Begitu pula dengan jaringan yang sering melakukan teror di Indonesia bagian Timur, menurut Ansya'ad juga merupakan bagian dari jaringan yang ada di Indonesia bagian Barat.

"Yang melatih mereka di Timur itu juga yang ada di Barat. Pola mereka sama, ideologi mereka juga sama yaitu menyebarkan kebencian dan permusuhan terhadap
negara," tuturnya.

Sebelumnya, sejak Selasa (31/12) sore hingga Rabu (1/1) pagi tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri dan Polda Metro Jaya melakukan penggerebekan di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan.

Dalam penggerebekan yang disertai baku tembak itu, enam terduga teroris yang diduga bagian dari kelompok Abu Roban tewas.

Terduga teroris yang tewas adalah Nurul Haq alias Dirman, Ozi alias Tomo, Rizal alias Hendi, Edo alias Ando, dan Amril.

Sementara satu orang sebelumnya tewas ditembak di ujung Gang Hasan ketika mengendarai motor adalah Daeng alias Dayat.

Saat ini jenazah keenam terduga teroris itu berada di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I R Said Sukanto, Kramatjati untuk diidentifikasi dan autopsi.

Beberapa orang yang mengaku sebagai keluarga keenam orang itu sudah datang ke Ruang Identifikasi Forensik, tetapi tidak bersedia memberikan keterangan kepada wartawan.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA