Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

7 Tips Belanja Cepat, Tepat, dan Hemat

Selasa 10 Des 2013 10:13 WIB

Red: Endah Hapsari

Shopping/ilustrasi

Shopping/ilustrasi

Foto: destination360.com

REPUBLIKA.CO.ID, Belanja ke luar kota, seperti ke Bandung, tentu sangat menyenangkan. Di sana, bertebaran factory outlet (FO) yang menjual beragam busana berkualitas prima. Begitu pun jika Anda ke Bali, atau pusat-pusat perbelanjaan di Mangga Dua maupun Tanah Abang di Jakarta. Beragam barang yang dipajang benar-benar menggoda 'iman' kita.

Tapi bagaimana, jika Anda hanya punya sedikit waktu saat berbelanja di tempat-tempat yang menggiurkan itu? Masih mungkinkah Anda mendapat barang-barang yang berkualitas dengan harga terjangkau? Perencana keuangan, Mike Rini, memberikan beberapa tips agar Anda bisa berbelanja secara cepat, tepat, sekaligus hemat.

* Sebelum berangkat, siapkan perencanaan, yaitu berapa anggaran yang disediakan.

* Dari anggaran itu, tentukan berapa anggaran belanja untuk kebutuhan sendiri, suami, anak, adik, kakak, dan teman-teman.

* Jika anggaran sudah dibagi-bagi, baru tentukan jenis barang yang akan dibeli sekaligus ancang-ancang harganya. Misalkan, anggaran baju Rp 150 ribu per potong, sepatu Rp 150 ribu, dan tas Rp 200 ribu. Tapi ingat, sebelum menentukan jenis barang-barang itu, periksa dulu barang yang sudah Anda miliki di rumah. Tidak seru bukan jika memiliki barang yang sama?

* Jadikan perencanaan anggaran dan jenis barang tersebut sebagai panduan saat berbelanja. Dengan begitu, Anda tak sampai tergelincir dengan membeli barang yang tidak perlu. ''Berbelanja harus disiplin sesuai panduan, jangan melirik barang lain yang tidak tercatat di panduan,'' saran Mike, perencana keuangan dari Biro Perencanaan Keuangan Safir Senduk & Rekan.

* Sebelum berangkat, pastikan perut dalam keadaan terisi. Belanja dalam keadaan lapar dan stamina tidak oke, akan mengganggu konsentrasi Anda dalam berbelanja. Bisa-bisa, Anda salah memilih barang.

* Perhatikan pula kondisi psikis. Jangan berbelanja ketika Anda sedang sedih, sakit hati atau bad mood. Belanja itu harus gembira. Kalau suasana hati sedang sedih, lalu menjadikan belanja sebagai obat, maka barang yang dibeli tidak akan memuaskan.

* Jangan segan untuk mencari toko yang memasang harga miring. Rasakan saja, pasti ada kepuasan tersendiri ketika mendapat barang yang berkualitas bagus dengan harga lebih murah.

Jika Anda menaati panduan di atas, Mike menjamin, Anda akan mendapatkan barang sesuai keinginan dengan harga yang pantas, walau waktu berbelanja Anda tidak banyak. Tetapi, bagaimana jika Anda melampaui anggaran belanja yang telah ditetapkan? ''Mau tak mau, budget untuk keperluan lain seperti makan di luar atau membeli buku, harus dikurangi atau bahkan ditunda dulu.'' Sayang sekali ya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA