Wednesday, 13 Safar 1442 / 30 September 2020

Wednesday, 13 Safar 1442 / 30 September 2020

Tugas Pertama Riedl: Pantau Pemain Timnas U-23

Selasa 03 Dec 2013 17:04 WIB

Rep: Satria Kartika Yudha/ Red: Mansyur Faqih

 Alfred Riedl

Alfred Riedl

Foto: Antara/Andika Wahyu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alfred Riedl akan memulai pekerjaannya sebagai pelatih timnas senior Indonesia pada pekan ini. Tugas pertama juru taktik asal Austria tersebut adalah memantau langsung para pemain timnas U-23 ke Myanmar yang berlaga dalam ajang SEA Games 2013. 

Sekjen PSSI Joko Driyono mengatakan, Riedl dijadwalkan tiba di Jakarta, Jumat (6/12). Sehari setelahnya, PSSI meresmikan sang pelatih melalui penandatanganan kontrak. "Setelah itu Riedl langsung terbang ke Myanmar," kata Joko Driyono di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12). 

Riedl terbang ke Myanmar guna memantau pemain skuat Garuda Muda yang bisa diproyeksikan memperkuat timnas senior pada ajang Piala AFF 2014. Riedl harus segera menjalankan tugasnya karena mendapat target besar dari PSSI. Yakni menjurai Piala AFF 2014 yang akan diselenggarakan pada 22 November-20 Desember di Singapura dan Vietnam. "Itu pasti (memantau pemain). Dia akan melihat kinerja anak-anak timnas U-23," tambahnya.

Riedl tentu sudah tidak asing dengan para pemain Indonesia. Ia pernah membawa timnas Indonesia ke final Piala AFF 2010. Namun Firman Utina dkk kala itu gagal keluar sebagai juara karena takluk oleh Malaysia. 

Namun, Riedl dirasa perlu melakukan pemantauan guna menambah bank data pemain. Karena ada banyak pemain timnas U-23 yang memiliki potensi memperkuat timnas senior. Beberapa di antaranya adalah bek Alfin Tuassalamony, Andri Ibo, dan gelandang sayap Yohanes Pahabol. Ketiga pemain itu tampil gemilang selama melakoni serangkaian uji coba bersama skuat Garuda Muda. 

Joko menambahkan, PSSI dan Badan Tim Nasional sudah mulai menyusun program untuk Riedl. Mulai dari jadwal pemusatan latihan hingga uji coba. Namun program itu belum bisa diumumkan secara detail karena akan dibahas terlebih dahulu dengan Riedl. 

Untuk uji coba, ujar Joko, PSSI mulai menjalin komunikasi dengan beberapa federasi negara yang memiliki rangking FIFA di atas Indonesia. "Nominasi-nominasi negara yang diharapkan menjadi lawan uji coba adalah negara yang menduduki rangking FIFA di kisaran 50-70," tambah dia. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA