Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Jokowi-Hatta Jadi Capres-Cawapres Ideal ala LSI

Ahad 03 Nov 2013 18:26 WIB

Red: Mansyur Faqih

Joko Widodo (Jokowi)

Joko Widodo (Jokowi)

Foto: Yogi Ardhi/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil riset terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mewacanakan duet Joko Widodo- Hatta Rajasa (Jokowi-Hatta) sebagai capres-cawapres ideal. Pasangan itu dianggap merepresentasikan nasionalis-Islam sehingga cocok menjadi poros tengah II.

Peneliti LSI Ardian Sopa mengatakan, pasangan Jokowi-Hatta masih bersifat wacana. Karena hanya akan terwujud jika suara Partai Demokrat di bawah 15 persen. Sehingga tidak memperoleh mitra koalisi dan tiket capres. 

Hasil Survei LSI Oktober 2013 menyatakan, elektabilitas Partai Golkar sebesar 20,4 persen. Kemudian, PDI Perjuangan 18,7 persen dan Partai Demokrat 9,8 persen. 

Kemudian diikuti Partai Gerindra (6,6 persen), PAN (5,2 persen), PPP (4,6 persen), PKB (4,6 persen), PKS (4,4 persen), Partai Hanura (3,4 persen), Partai Nasdem (2,0 persen), PBB (0,6 persen), PKPI (0,3 persen) dan tidak menjawab (19,4 persen).

"Jika hasil pemilu seperti survei dan persyaratan capres adalah diajukan parpol dengan suara nasional 25 persen dan perolehan kursi DPR 20 persen, maka hanya Golkar dan PDIP yang bisa mengajukan capres," katanya. 

Dengan hasil survei itu, ujar dia, masih terbuka lahirnya poros tengah II yang mendapat sisa satu tiket capres dan cawapres 2014.

"Jika tidak ada blunder politik, Golkar dan PDIP nyaris aman mendapat tiket capres 2014. Karena elektabilitas telah mendekati 20 persen sesuai survei LSI," katanya.

LSI mengkategorian Golkar dan PDIP sebagai partai papan atas karena elektabilitasnya mendekati 20 persen. Sedangkan partai yang elektabiliats di bawah 10 persen masuk partai papan tengah. Terdiri dari lima parpol berlatarbelakang nasionalis, Demokrat, Gerindra, Hanura, Nasdem, dan PKPI.

Kemudian lima parpol Islam papan tengah, yaitu PAN, PKB, PPP, PKS, dan PBB. LSI memprediksi, capres yang diusung poros tengah adalah tokoh nasionalis dan cawapresnya berasal dari tokoh Islam. 

Sesuai survei LSI, tokoh nasionalis parpol papan tengah dipilih responden yaitu Joko Widodo (38,3 persen), Prabowo Subianto (11,1 persen), Wiranto (10 persen).

Sedangkan posisi cawapres dari parpol Islam, yaitu Hatta Rajasa (31,3 persen), Yusril Ihza Mahendra (15,2 persen), Muhaimin Iskandar (11,8 persen), Suryadhama Ali (10,7 persen) dan Anis Matta (7,5 persen).

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA