Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

Begini Cara Agar Batik Tetap Cantik

Rabu 09 Oct 2013 14:03 WIB

Red: Endah Hapsari

Batik tulis/ilustrasi

Batik tulis/ilustrasi

Foto: Edy Yusuf/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, Menyimpan batik dengan benar sama pentingnya dengan mencuci dan menyetrika batik secara benar. Jangan sampai batik yang sudah bersih justru rusak karena penyimpanannya tidak sesuai. 

Ami Wahyu dalam bukunya yang berjudul Chic in Batik memberi tips menyimpan batik. Kain tradisional ini harus disimpan dalam plastik atau di wadah penyimpan busana yang khusus. Model penyimpanan ini berguna agar batik tidak dimakan ngengat. 

Ami menambahkan, jangan memberi kapur barus dalam plastik isi batik. Kapur barus tergolong keras dan bisa merusak kain. Supaya terhindar dari ngengat, tambahkan saja merica. Bungkus merica dengan kertas tisu atau masukkan ke kantong kain kecil. 

Merica yang sudah terbungkus bukan lantas dimasukkan ke dalam plastik atau wadah isi batik. Ami menyarankan agar merica tersebut dimasukkan dalam lemari pakaian.  Bisa juga, tulis Ami, menggunakan pewangi dari akar wangi yang sebelumnya dicelup dulu ke air panas. Jemur akar wangi yang basah hingga kering. Baru, kemudian masukkan ke lemari penyimpan batik. 

Kalau ingin menyemprotkan pewangi pada batik tulis, jangan lakukan secara langsung. Tutupi kain dengan kertas, misalnya, kertas tipis, baru semprotkan cairan pewangi. Sebaiknya juga tidak menyemprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain atau batik sutra. Parfum biasanya akan meninggalkan noda yang susah hilang. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA