Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Ini Makanan Kedaluwarsa yang Masih Bisa Dikonsumsi

Ahad 29 Sep 2013 19:21 WIB

Red: M Irwan Ariefyanto

Razia makanan kadaluarsa, ilustrasi

Razia makanan kadaluarsa, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,NEW YORK -- Beberapa makanan ternyata masih bisa dikonsumsi meski pada kemasannya tertera tanggal yang menyatakan produk tersebut sudah kedaluwarsa.

Seperti dikutip BBC, sejumlah ketentuan tanggal kedaluwarsa tidak secara langsung berdampak pada keamanan pangan tetapi pada rasa produk makanan itu, kata Dana Gunders, ilmuwan ahli makanan dari Natural Resources Defence Council (NRDC), yang mengeluarkan laporan bahwa kebanyakan makanan yang sudah diklaim kedaluwarsa ternyata masih aman dimakan.

Di Amerika Serikat saja sekitar 40 persen makanan terpaksa dibuang, kebanyakan karena penggunaan label penanggalan yang membingungkan seperti "digunakan pada", "dijual pada" dan "bisa dinikmati pada".

Menanggapi hal ini pada awal tahun depan seorang pebisnis asal Amerika Serikat Doug Rauch akan membuka supermarket dan restoran yang menjual makanan kedaluwarsa yang masih layak makan.

Apa sajakah makanan yang masih layak makan itu? Berikut ini diantaranya:

Keripik tortilla tak akan membuat sakit setelah satu bulan (kedaluwarsa), kata Gunders, meskipun mungkin mulai terasa basi.

Gunders menyarankan agar keripik dimasak kembali dalam pemanggang roti dengan minyak dan dijamin hasilnya kembali renyah. Menyimpan dalam wadah tertutup memperpanjang masa konsumsi makanan semacam ini.

Ia juga mengatakan yoghurt dapat bertahan lebih dari enam minggu dan dia sering memakannya. "Saya makan yoghurt berbulan-bulan melewati tanggal kedaluwarsanya, (tetapi) saya tidak pernah punya masalah."

Cokelat juga bisa bertahan lama, ujarnya. Namun pada coklat sering dijumpai lapisan putih ketika coklat terekspos udara terbuka.

Ini terjadi karena lemak yang telah terkristalisasi mencair dan naik ke bagian atas. Itu bukan jamur, kata dia, dan aman untuk dimakan.

Gunders juga mengatakan kebanyakan orang membuang telur jauh lebih awal daripada yang seharusnya. Padahal telur bisa bertahan tiga hingga lima minggu.

Simpan telur pada temperatur di bawah 5C karena hal ini bisa membantu mencegah pertumbuhan bakteri Salmonella Enteritidis, kata Ted Labuza, profesor ilmu makanan dari Universitas Minnesota.

Susu akan berbau bau busuk jauh sebelum bisa membuat Anda sakit, kata Labuza. Ia menyarankan wadah susu diletakkan pada suhu kamar karena mikroba di udara akan merusak susu - menutupnya dengan cepat dan mengembalikannya ke lemari es pada suhu sekitar 2C akan membantu memperpanjang umur susu.



BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA