Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Ganjar:Ideologi Parpol Pengaruhi Korupsi Politik

Kamis 12 Sep 2013 19:30 WIB

Red: Taufik Rachman

 Ganjar Pranowo (kiri) dan Heru Sujatmoko

Ganjar Pranowo (kiri) dan Heru Sujatmoko

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Ideologi partai politik cenderung memengaruhi pandangan partai terhadap tindakan korupsi yang dilakukan oleh anggota parpol, kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Akan tetapi, sebenarnya tergantung orangnya. Apakah orang partai itu paham untuk menginternalisasi ideologi partai?" kata Ganjar selepas diskusi "Sistem dan Fenomena Politik di Indonesia" di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Kamis.

Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu mengatakan semua partai politik berusaha menghindarkan kader mereka dari tindakan korupsi."Akan tetapi, dayanya tidak terlalu kuat untuk melawan kepentingan pribadi anggota yang pasti tersembunyi di hati mereka," kata Ganjar.

Dorongan untuk menghindarkan kader partai politik dari tindakan korupsi, lanjut Ganjar, berupa pencegahan dan penindakan.

Pada hari Kamis (5/9), KPK juga mengkaji "Sistem dan Fenomena Politik di Indonesia" bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan sejumlah pakar politik.

"Hasil diskusi itu akan menjadi kajian bersama KPU dan KPK untuk mewujudkan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden RI yang bersih," kata Juru Bicara KPK Johan Budi.

Pada hari Rabu (4/9), KPK menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Sistem dan Fenomena Politik di Indonesia bersama J. Krisitadi, Budiman Sudjatmiko, Indria Samego, dan Philips Vemonte.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan bahwa KPK telah menjalankan fokus kinerja di bidang-bidang yang menjadi national interest, termasuk isu strategis yang berkaitan dengan partai politik dan parlemen.

"Harapannya, kami bisa memetakan potensi kerawanan korupsi pada bisnis proses parlemen ini," kata Bambang.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA