Sabtu, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 Januari 2020

Sabtu, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 Januari 2020

Gerilyawan anti-Alqaidah Tewas Dibom

Selasa 13 Agu 2013 21:12 WIB

Red: Didi Purwadi

Aksi kekerasan masih terus melanda Irak.

Aksi kekerasan masih terus melanda Irak.

Foto: EPA/STR

REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD -- Serangan-serangan menewaskan lima orang di Irak pada Selasa. Itu yang terbaru dalam rentetan gelombang kekerasan dan pasukan keamanan telah gagal untuk mengekangnya meskipun telah meluncurkan operasi besar menargetkan gerilyawan.

Beberapa pemboman menewaskan seorang prajurit, seorang pejuang Sahwa anti-Al-Qaida dan seorang warga sipil di Provinsi Salaheddin di utara ibu kota Baghdad.

''Sementara, orang-orang bersenjata menembak mati seorang mantan tentara dan seorang warga sipil di provinsi utara Niniwe,'' kata para petugas keamanan dan medis.

Serangan-serangan itu terjadi sehari setelah bom menargetkan sebuah kafe, lapangan sepak bola dan pasar di wilayah utara Baghdad. Serangan tersebut menewaskan 24 orang.

Pihak berwenang telah berulang kali disorot atas operasi-operasi keamanan baru-baru ini. Tetapi apa pun keuntungan operasi ini telah dibuat, mereka telah gagal untuk menghentikan pertumpahan darah.

Kekerasan di Irak telah meningkat tajam tahun ini. Gelombang serangan telah menewaskan 3.409 orang di Irak sejak awal tahun 2013. Demikian menurut angka yang dikumpulkan oleh AFP.

 

 

sumber : Antara/AFP
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA