Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Zulkifli Hasan Ajak Muhammadiyah Kawal Demokrasi

Jumat 13 Apr 2018 02:53 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Ani Nursalikah

Ketua MPR Zulkifli Hasan menjadi narasumber dalam diskusi 4 Pilar MPR di Media Center Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4).

Ketua MPR Zulkifli Hasan menjadi narasumber dalam diskusi 4 Pilar MPR di Media Center Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4).

Foto: Republika/Prayogi
Zulkifli berharap Muhammadiyah ikut terlibat mengawal tahun politik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua MPR RI Zulkifli Hasan memenuhi undangan Halaqah Kebangsaan di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat. Zulkifli berharap Muhammadiyah ikut terlibat mengawal tahun politik.

Dia mengatakan semua elemen masyarakat bertanggung jawab mewujudkan pemilu yang berkualitas. ''Muhammadiyah adalah anugerah untuk bangsa ini. Saya ingin mengajak semua elemen bangsa mengawal pemilu nanti agar jauh lebih berkualitas,'' ucapnya, di Jakarta, Kamis (12/4).

Menurut dia, pemilu bukan sekadar kompetisi, tetapi juga mewujudkan kesejahteraan dan kemanusiaan lewat kepemimpinan nasional yang kuat. Ketua MPR RI juga berharap masyarakat tidak terpecah belah jelang tahun politik.

Dia pun menyatakan komitmen yang besar untuk pemilu yang lebih mengedepankan gagasan. ''Fokus kita semua sekarang adalah menyiapkan pemilu yang berkualitas, adu konsep dan gagasan,'' ujar Zulkifli.

Ia menambahkan, tugas warga nanti memilih kandidat yang punya gagasan dan tawaran terbaik. Kalau pemimpin terbaik yang terpilih, semua akan mendapatkan keuntungan. Jangan sampai, lanjutnya, pemilu memecah persatuan yang dicita-citakan.

Zulkifli pun sempat bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto yang hendak meninggalkan lokasi di halaman gedung PP Muhammadiyah. Ketika ditanya soal koalisi, mereka berdua hanya mengaku bersahabat.

"Kami ini bersahabat. Semua partai itu bersahabat di Indonesia," kata Zulkifli sambil berjabat tangan dengan Airlangga sebelum memasuki gedung pertemuan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler