Wednesday, 17 Ramadhan 1440 / 22 May 2019

Wednesday, 17 Ramadhan 1440 / 22 May 2019

'Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan Sangat Dianjurkan Islam'

Ahad 20 Aug 2017 14:11 WIB

Red: Qommarria Rostanti

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid

Foto: ROL/Havid Al Vizki

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia mensyukuri nikmat kemerdekaan yang telah diproklamirkan para pendiri bangsa pada 17 Agustus, 72 tahun silam. Mensyukuri nikmat kemerdekaan, menurut Hidayat, sangat dianjurkan oleh agama Islam.

Bahkan, kata dia, melalui ayat di dalam Alquran, Allah SWT berjani akan menambahkan nikmat kepada umat yang senantiasa bersyukur kepadanya. Pernyataan itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Empat Pilar MPR, kerja sama MPR dengan Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDI). Acara tersebut berlangsung di Gedung  Rimbawan, Bandar Lampung, hari ini. Ikut hadir pada acara tersebut anggota MPR RI Fraksi PKS, Al Muzamil Yusuf, dan Ketua DDI Kota Bandar Lampung, Muklas E Bastari.

Hidayat menyebut, mensyukuri nikmat kemerdekaan, harus dilakukan, mengingat hingga saat ini masih ada negara yang belum terbebas dari penjajahan. Salah satunya adalah Palestina.

"Mudah-mudahan kemerdekaan kita akan selalu dikaruniai nikmat dari Allah SWT. Karena sejak awal kita sudah mengakui dan mensyukuri kemerdekaan ini, seperti yang tertuang pada alinea pertama Pembukaan UUD NRI Tahun 1945, (atas berkat rahmat Allah dan didorong keinginan luhur)," kata Hidayat dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Ahad (20/8). Karena itu menurut Hidayat, Bangsa Indonesia harus terus mensyukuri nikmat kemerdekaan, seperti rasa syukur para pendiri bangsa atas kemerdekaan yang sudah diraih sejak tahun 1945, dan dinyatakan dalam Pembukaan UUD NRI 1945.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler