Thursday, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

Thursday, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

Jelang Pilkada Serentak, Cak Imin: Jangan Ada Kecurangan

Senin 25 Jun 2018 07:36 WIB

Red: Ani Nursalikah

Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar.

Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar.

Foto: MPR
ak Imin juga berharap partai politik mampu memberikan pendidikan politik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tiga hari lagi, tepatnya 27 Juni 2018 pilkada serentak akan diselenggarakan di 171 daerah, tepatnya 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. Pilkada serentak ketiga yang diselenggarakan di Indonesia ini merupakan momentum pesta demokrasi yang perlu dijaga oleh semua elemen bangsa.

Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan jangan sampai ada tindakan yang bisa mencederai proses demokrasi yang sedang berjalan di Indonesia. "Kejujuran penyelenggara, sikap saling menghargai walaupun berbeda pilihan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya merupakan hal yang wajib dijaga dalam proses demokrasi," ujar politikus yang akrab disapa Cak Imin saat diwawancarai  wartawan di Jakarta, Ahad (24/6).

Penyelenggara pemilu sebagai wasit dalam proses Pilkada serentak haruslah menjaga netralitasnya untuk menjaga kualitas demokrasi yang sedang dibangun. "Terutama penyelenggara pemilu dari tingkat bawah sampai pusat harus menjaga netralitasnya agar pilkada serentak semakin menjadi berkualitas," ujarnya. 

Selain netralitas penyelenggara, Cak Imin juga berharap partai politik mampu memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat agar bisa meningkatkan partisipasi politik bagi masyarakat.  "Salah satu ukuran keberhasilan dalam demokrasi adalah tingginya partisipasi masyarakat. Dan ini adalah tugas dari partai politik untuk memberikan pendidikan politik untuk masyarakat," katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler