Minggu, 9 Zulqaidah 1439 / 22 Juli 2018

Minggu, 9 Zulqaidah 1439 / 22 Juli 2018

Pesan Idul Fitri Cak Imin: Mari Hilangkan Sekat Perbedaan

Ahad 17 Juni 2018 07:04 WIB

Red: Ani Nursalikah

Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar.

Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar.

Foto: MPR
Menurutnya, Lebaran merupakan momen yang pas merajut kembali tali silaturahim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejalan dengan semangat Idul Fitri 1439 H/2018 M, Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar mengajak masyarakat menghilangkan sekat-sekat perbedaan yang kerap menjadi akar perselisihan.

Menurutnya, Lebaran merupakan momen yang pas untuk merajut kembali tali silaturahim dan mengedepankan persatuan. Idul Fitri kali ini dirayakan masih dalam tahun-tahun politik, sehingga bukan tak mungkin satu sama lain memiliki perbedaan pilihan dalam berpolitik.

“Setelah satu bulan berpuasa, kini tiba saatnya kita menyucikan diri. Mari hilangkan sekat perbedaan. Politik dinomorduakan dulu, silaturahim yang diutamakan,” kata Cak Imin sapaan Muhaimin, Sabtu (16/6).

photo

Cak Imin mengatakan, berpuasa selama satu bulan mengajarkan umat Islam untuk menahan diri tidak makan dan minum selama 13 jam. Ritual itu bermakna umat Islam harus senantiasa menahan diri dari kenikmatan duniawi dan berjuang meraih kenikmatan ukhrawi.

Cak Imin menambahkan, Idul Fitri juga merupakan momentum mengintrospeksi diri. Sebagaimana kata fitri yang bermakna suci, maka seyogyanya setelah perayaan Idul Fitri ada perubahan yang lebih baik dalam diri setiap Muslim. “Di Idul Fitri kali ini, semoga kita kembali bersih dan bertemu dengan Ramadhan yang akan datang,” ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler