Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Tak Tepat Sasaran, Ribuan Kartu BLSM Dikembalikan

Sabtu 29 Jun 2013 20:35 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Mansyur Faqih

Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

Foto: Republika/Aditya Pradana Putra

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sebanyak 8554 Kartu Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) harus diretur atau dikembalikan kembali karena tidak tepat sasaran. PT Pos yang mendistribusikan kartu kompensasi BBM ini, menargetkan pendistribusian kartu BLSM dapat diselesaikan 1 Juli mendatang.

Menurut Dirut PT Pos I Ketut Mardjana, kartu BLSM dinyatakan retur setelah petugas pengiriman dari PT Pos mendatangi alamat penerima. Namun, ternyata tidak ditemukan nama yang bersangkutan.

"Ada beberapa sebab retur, yakni alamat salah, tidak ditemukan nama penerima di alamat tersebut yang kemungkinan sudah pindah rumah, atau menolak menerima BLSM," ujar Ketut saat meninjau pencairan BLSM di Kantor Pos Besar Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Sabtu (29/6). 

Dalam rombongan tersebut, ikut meninjau juga Menkokesra Agung Laksono dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. Menurut Mardjana, PT Pos hingga 28 Juni 2013, sudah mengirimkan kartu BLSM kepada 9,85 rumah tangga sasaran (RTS). Sisanya, kartu BLSM baru seelsai dicetak pada tanggal 28 dan kemungkinan sudah sampai di kantor pos pada tanggal 30 Juni. "Segera setelah diterima Pos, maka pada 1 Juli semua kartu BLSM akan didistribusikan kepada RTS," katanya.

PT Pos, kata dia, melakukan percepatan pembayaran BLSM. Yaitu dari yang ditargetkan pemerintah dapat selesai tanggal 30 Juli, 15 hingga 20 juli. Jadi, per 28 Juni PT Pos sudah mengirimkan kartu ke 99 kabupaten kota di 372 titik. "Tanggal 1 Juli 410 kabupaten dan 98 kota sudah selesai dikirim. Sehingga serentak 1 Juli semua wilayah dapat mencairkan BLSM," kata Mardjana.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA