Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

HUT Kota, Ambon Akan Luncurkan Bank Sampah

Rabu 12 Jun 2013 21:27 WIB

Red: Dewi Mardiani

Sampah/ilustrasi

Sampah/ilustrasi

Foto: ist

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Pemerintah Kota Ambon akan meluncurkan program bank sampah pada September 2013, kata Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy.

"Program bank sampah direncanakan dilaunching Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya bertepatan dengan HUT Kota Ambon pada 7 September 2013," katanya di Ambon, Rabu (12/6). Menurut dia, bank sampah akan diluncurkan di lima kecamatan di Ambon guna mengurangi beban sampah plastik.

"Tahap awal bank sampah telah diterapkan di SDN 2 Tanah Tinggi, kecamatan Sirimau yang merupakan sekolah berbasis lingkungan," katanya. Richard mengatakan, program tersebut diterapkan dengan model dua dimensi yang bertujuan menjaga lingkungan bersih dan dan memiliki nilai ekonomis.

"Jadi selain menjaga kebersihan lingkungan, sampah produktif seperti plastik dan kaleng yang bernilai ekonomis karena warga akan mencari gelas plastik untuk dijual dan meningkatkan pendapatan," ujarnya. Ia menjelaskan, bank sampah merupakan konsep pengumpulan sampah kering dan dipilah serta memiliki manajemen layaknya perbankan tapi yang ditabung bukan uang melainkan sampah.

Warga yang menabung, lanjutnya disebut nasabah dan memiliki buku tabungan dan dapat meminjam uang yang nantinya dikembalikan dengan sampah seharga uang yang dipinjam. "Sampah yang ditabung ditimbang dan dihargai dengan sejumlah uang nantinya akan dijual di pabrik yang melakukan bekerja sama," ujarnya.

Ia menambahkan, program tersebut telah disosialisasi konsultan dari Universitas Indonesia (UI) kepada Tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Dinas Kebersihan kota Ambon. "Ibu-ibu PKK Ambon telah belajar pengelolaan mempersiapkan konsep mengelola bank sampah," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA