Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Fakta Juara Wilayah Timur Miami Heat

Rabu 05 Jun 2013 14:21 WIB

Red: Didi Purwadi

Miami Heat

Miami Heat

Foto: www.theblaze.com

REPUBLIKA.CO.ID, MIAMI -- miami heat akan menghadapi San Antonio Spurs dalam laga final nba musim ini. Berikut ini data dan fakta Miami Heat, yang memenangi kompetisi grup Wilayah Timur dan berhak maju ke putaran final NBA melawan San Antonio Spurs.

Rekor musim regular: 66-16
Bagaimana mereka lolos: Juara Divisi Tenggara di musim reguler. Menegalahkan Milwaukee Bucks 4-0 di putaran pertama "playoffs", mengalahkan Chicago Bulls 4-1 di putaran kedua dan menyudahi harapan Indiana Pacers 4-3 di babak final Wilayah Timur.

Pelatih kepala: Erik Spoelstra
Pencetak angka "playoff": LeBron James (26,2 poin per game)

Rebound "playoff": LeBron James (7,3 rebounds per game)
Gelar juara NBA: Dua (2012, 2006)

Miami masuk dalam kompetisi NBA mulai 1988 sebagai perluasan "franchise". Mereka bermain di divisi Tenggara di Wiayah Timur.

Dengan nama julukan Heat, mereka sudah maju ke babak "playoffs" sebanyak 17 kali dari 25 musim. Mereka memenangi kejuaraan itu pada 2006 dan mengulangnya pada 2012 setelah sebagai runners-up pada 2011.

Setelah mengawali kedatangan mereka dengan lamban, mereka mulau disegani pada pertengahan 1990-an setelah menyewa Pat Riley sebagai pelatih kepala, kemudian memenangi kejuaraan tingkat divisi pada 1997, 1998, 1999 dan 2000.

Miami memenangi kejuaraan nasional NBA pertama kali pada 2006, tidak lama setelah mereka mengontrak Dwyane Wade dan Shaquille O'Neal dari Los Angeles Lakers.

Pada 2010-11, LeBron James dan Chris Bosh bergabung dengan Wade di Heat, sehingga lengkaplah tiga pemain besar di klub itu. Pada musim pertama, mereka memenangi kompetisi Wilayah Timur tapi kalah atas Dallas Mavericks pada penentuan juara nasional.

Mereka memenangi kejuaraan itu musim lalu dengan mengalahkan Oklahoma pada laga final. Pada musim tahun ini, mereka memenangi 27 pertandingan berurutan, merupakan rekor terpanjang kedua dalam olahraga profesional Amerika. Rekor tak terkalahkan terlama disandang Los Angeles Lakers pada musim 1971-72, yang menang 33 kali berurutan.

Riley kini menjabat sebagai presiden "franchise", dengan pelatih kepala Erik Spoelstra, yang menghabiskan waktunya selama tujuh tahun sebagai asisten pelatih serta direktur pemandu bakat sebelum dipromosikan.
James terpilih sebagai pemain terbaik NBA pada musim reguler. Ini merupakan yang keempat kalinya dalam lima tahun ia meraih penghargaan itu.

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA