Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Lima Keunikan Chile

Selasa 21 May 2013 02:58 WIB

Rep: Niken Paramita Wulandari/ Red: Mansyur Faqih

Wilayah Patagonia

Wilayah Patagonia

Foto: AP/Jorge Uzon

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Chile merupakan sebuah negara yang terletak di bagian tenggara Amerika Selatan. Secara geografis Chile berbatasan dengan Peru di utara dan Argentina di sebelah timur. Jika dibandingkan dengan negara Amerika Selatan lainnya, Chile memang cukup unik. 

Ini karena negara tersebut memiliki tiga zona. Yaitu Chile benua atau daratan utama Chile, Chile insular dan terakhir teritorial antartika Chile. Berikut ini lima daya tarik wisata Chile.

1. Easter Island (Pulau Paskah)

Keunikan pertama Chile adalah Easter Island atau pulau paskah. Pulau ini terletak di selatan Samudera Pasifik. Dalam bahasa polinesia pulau paskah disebut Rapa Nui, sedangkan dalam bahasa Spanyol disebut La de Pascua. 

Secara administratif Pulau Paskah termasuk dalam Provinsi Valparaiso yang kini tercatat sebagai situs warisan dunia. Daya tarik utama dari pulau ini adalah banyaknya patung atau moai yang berusia lebih dari 400 tahun. 

Sebanyak 600 patung yang dipahat dari batu ini terletak disepanjang garis pantai. Kebanyak moai ini dipahat dari batu di Rano Raraku. 

2. Patagonia

Ini merupakan sebuah wilayah yang terletak di ujung bagian selatan. Selain bagian dari Chile wilayah ini sebenanya dimiliki oleh Argentina. Patagonia terbentang dari selatan pegunungan Andes sampai ke barat daya menuju laut Pasifik. 

Di Patagonia, setiap wisatawan akan disuguhkan pemandangan padang es yang membelah Fjord ke Andes. Wisatawan juga dapat menyaksikan dari dekat Bruggen Glaciers yang merupakan gletser terbesar di kawasan Amerika Selatan. 

Pengunjung Patagonia juga bisa melakukan berbagai aktifitas lainnya. Seperti mendaki gunung, berarung jeram, berkuda, memancing, ski es, snowboarding atau bahkan surfing. Ia juga memiliki sekitar 5000 pulau yang kebanyakan masih belum berpenghuni dengan hutan yang alami.

3. Gurun Atacama

Menurut NASA dan National Geographic, gurun Atacama merupakan tempat terkering di dunia. Sebagian wilayahnya terdiri dari cekungan garam, pasir dan aliran lava felsik. Dataran yang berada pada ketinggian 6.885 m ini terbebas dari gletser. 

Menurut para ilmuwan sungai di Atacama telah kering sejak 120 tahun silam. Ini karena sungai ini tidak pernah mendapatkan hujan selama 400 tahun. 

Luas gurun yang mencapai 105.000 kilometer persegi ini dapat dilihat dari luar angkasa dengan mata telanjang. Keunikan ini yang mendorong salah satu stasiun penelitian ruang angkasa milik NASA mempelajari gurun ini. Salah satu temuannya menyatakan, tanah di Gurun Atacama sama dengan daratan di Planer Mars. 

4. Tradisi Unik Tahun Baru di Talca

Usai menilik lokasi-lokasi uniknya, Chile juga punya tradisi yang tak kalah unik. Tepatnya di Talca, ada sebuah tradisi unik yang dilakukan setiap pergantian tahun. 

Yaitu, mereka merayakan tahun baru bersama keluarga mereka yang sudah meninggal. Karena kebiasaan ini, setiap pukul 23.00 waktu setempat, walikota Talca membuka gerbang pemakaman utama di Talca. 

Pada saat itu penduduk berdatangan dengan iringan musik klasik dan temaram kerlip lampu sebagai pelengkap acara. Tradisi ini mengandung kepercayaan, orang yang sudah meninggal menunggu keluarganya dan harus memulai tahun baru bersama mereka. 

Tradisi unik ini dimulai kembali warga Talca sejak 1995. Dan terus dilakukan sampai sekarang. 

5. Keberagaman Suku 

Chile merupakan salah satu dari 22 negara yang menandatangani dan meratifikasi satu-satunya hukum internasional yang mengikat mengenai penduduk asli. Yaitu konvensi masyarakat kesukuan dan penduduk asli pada 1989. 

Menurut sensus 2002, 4,58 persen dari populasi Chile atau sebanyak 692.192 orang berumur lebih 14 tahun diakui sebagai penduduk asli. Mereka menjadi bagian dari delapan kelompok etnik yang diakui oleh parlemen. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA